Sumbawa Barat, 8 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (08/04/2026) pukul 09.10 WITA di Ruang Rapat Paserang, Gedung Graha Praja Lantai 3 Setda Sumbawa Barat, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Akselerasi Pelayanan Dasar, Produktivitas Daerah dan Pertumbuhan Klaster Ekonomi Baru” serta dihadiri sekitar 350 peserta dari unsur Forkopimda, pemerintah daerah, instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi wanita dan pemuda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., Ketua DPRD Kaharuddin Umar, Dandim 1628/Sumbawa Barat yang diwakili Kasdim Mayor Cba Agus, Kapolres Sumbawa Barat yang diwakili Kabagren AKP Rahmansyah, Kajari yang diwakili Danang, S.H., Sekda drh. Khairil Jibril, M.M., serta para kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam laporan panitia, Kepala Bappeda Sumbawa Barat Suhadi, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa proses perencanaan pembangunan telah melalui tahapan Musrenbang kecamatan dan menghasilkan berbagai usulan prioritas, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan dan pendidikan, transformasi digital, hingga penguatan ekonomi dan investasi daerah.
Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan program yang benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat. Ia juga menyoroti berbagai program unggulan daerah seperti KSB Maju di bidang kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, hingga pengembangan pariwisata dan ketenagakerjaan.
Selain itu, disampaikan pula rencana strategis ke depan, termasuk investasi di sektor agribisnis, penguatan hilirisasi industri, revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), serta pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan daerah.
Dalam forum tersebut juga dipaparkan arah kebijakan pembangunan Provinsi NTB, program pemberdayaan masyarakat oleh PT AMNT, kondisi statistik ekonomi daerah oleh BPS, serta pokok-pokok pikiran DPRD sebagai bahan masukan dalam penyusunan RKPD.
Hasil Musrenbang mencatat sebanyak 474 usulan permasalahan pembangunan daerah, dengan 446 usulan di antaranya diakomodir untuk penyusunan rancangan akhir RKPD 2027. Usulan tersebut mencakup berbagai sektor, seperti pembangunan jalan, irigasi, drainase, perumahan layak huni, akses air bersih, sarana olahraga, pemberdayaan ekonomi, hingga infrastruktur penunjang lainnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan Musrenbang oleh para camat dan Bupati Sumbawa Barat, serta penandatanganan pokok-pokok pikiran DPRD.
Secara keseluruhan, kegiatan Musrenbang berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Forum ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah guna mewujudkan Sumbawa Barat yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
(Pendim 1628/KSB)
No comments yet.