NTT–TTU – Senin 13 Juli 2026., Komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1618/TTU dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah terus diwujudkan melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat. Salah satu sasaran prioritas yang tengah dikebut adalah pembangunan sumur bor di Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat. Program ini menjadi solusi nyata untuk menjawab kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup di wilayah pedesaan.
Di lapangan, percepatan pekerjaan sumur bor terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Proses pengerjaan dikawal langsung oleh Babinsa Koramil 1618-01/Miotim, Serda Stefanus Thomas Tefa, bersama personel dan masyarakat setempat. Hingga saat ini, pengeboran telah mencapai kedalaman 37 meter dengan progres pekerjaan sebesar 25 persen. Sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong dalam mewujudkan sarana air bersih yang telah lama dinantikan warga Desa Fatumuti.
Secara terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos. menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI AD yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Air bersih adalah kebutuhan mendasar bagi kehidupan. Karena itu, kami berkomitmen mengawal setiap proses pengerjaan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan nyata yang dirasakan warga,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Dandim berharap pembangunan sumur bor ini dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, sekolah, dan fasilitas umum di Desa Fatumuti. Melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 1618/TTU terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta menjadi fondasi dalam memperkuat ketahanan wilayah di Kabupaten Timor Tengah Utara.
(Pendim 1618/TTU)













