Gentra News Bali – Celukanbawang, 19 April 2024.
Babinsa Desa Celukanbawang, Pelda Nyoman Sarka, bersama Bhabinkamtibmas Celukanbawang, Aipda I Gusti Made Suarjana, dan Banser 14 D Celukanbawang Sakera, dengan sigap memantau dan mengamankan kelancaran lalu lintas dalam acara pemberangkatan santriwan/santriwati dari Pondok Salafiyah Safi’iyah Sukorejo Situbondo, Jawa Timur, yang kembali ke kampung halaman mereka di Jawa.
Acara pelepasan santri yang diadakan di Halaman Parkir Masjid Jami’ Nurul Akmal Banjar Dinas Brongbong Desa Celukanbawang ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekdes Celukanbawang (Rahman Syah), Kadus Pungkukan (Saharudin), Tokoh Agama Celukanbawang (H. Qamarudin S.Pd), para orang tua santri dan keluarga, serta Koordinator Iksass Desa Celukanbawang (Indrawan M.Pd.I) beserta anggotanya.
Sebanyak 120 santriwan/santriwati, terdiri dari 60 santri putra dan 60 santri putri, diberangkatkan dengan dua bus yang berbeda. Bus no 5 untuk santri putra dikemudikan oleh Moh. Ali Wafa (35 tahun) sedangkan bus no 2 untuk santri putri dikemudikan oleh Imam (48 tahun)
Pemberangkatan santri didampingi oleh Koordinator IKSASS (Ikatan Santri Salafiyah Safi’iyah) Desa Celukanbawang, Bapak Indrawan M.Pd.I. Pelepasan para santri diiringi oleh doa dan harapan dari orang tua dan keluarga agar mereka dapat kembali ke Jawa dengan selamat dan terus bersemangat dalam menimba ilmu di pondok pesantren.
Babinsa Celukanbawang, Pelda Nyoman Sarka, menyampaikan “Kami dari Babinsa Celukanbawang selalu siap membantu dan mengamankan kegiatan masyarakat, termasuk acara pemberangkatan santri ini. Kami ingin memastikan para santri dapat kembali ke Jawa dengan aman dan nyaman.”
Acara ini merupakan contoh nyata sinergi antar elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan di desa.
Rossa

