Gianyar – Ubud Rabu, (23/7/2025)
Dalam semangat memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan lembaga adat, Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud, Sertu I Made Surita, menghadiri acara Pengukuhan Kelihan Desa Adat/Bendesa Adat Mas Masa Bakti 2025–2031 yang berlangsung khidmat di Wantilan Pura Puseh lan Desa, Desa Adat Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya melalui aparat teritorial, dalam mendukung stabilitas sosial dan budaya di wilayah binaannya. Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, namun juga berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, termasuk mendampingi proses regenerasi kepemimpinan adat.
“Saya hadir sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada struktur adat di Desa Mas. Kami di Koramil Ubud sangat mengapresiasi peran Bendesa Adat dan seluruh Prajuru yang menjadi garda depan dalam menjaga kearifan lokal dan ketertiban masyarakat,” ujar Sertu I Made Surita di sela kegiatan.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Camat Ubud I Dewa Gede Pariyatna, S.STP., Anggota DPRD Gianyar Dapil Ubud I Made Sudiana, SH., MH., Perbekel Mas I Wayan Gede Darmayuda, MDA Kabupaten Gianyar dan Kecamatan, serta para tokoh adat, perangkat desa, tokoh masyarakat, STT, PKK, dan warga Desa Adat Mas.
Rangkaian acara diawali dengan tari penyambutan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga puncaknya pengukuhan Bendesa Adat terpilih I Wayan Gde Kardana bersama prajuru masa bakti 2025–2031. Dalam sambutannya, Camat Ubud menyampaikan harapan agar kepemimpinan adat yang baru dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan adat dan menjalankan awig-awig dengan bijak.
Senada dengan itu, perwakilan MDA Kabupaten Gianyar menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap peraturan adat, serta perlunya kolaborasi antara prajuru adat dengan pemerintahan desa dan kecamatan.
Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Peran Babinsa Mas dalam mendampingi acara ini kembali membuktikan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan, namun juga menjadi mitra strategis masyarakat dalam menjaga kearifan lokal, budaya, dan keamanan lingkungan.
(Pendim1616Gianyar)