Klungkung,- Pemerintah Desa Pesinggahan bersinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas hari ini melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN ), Jumat ( 25/07/25 ).
Kegiatan PSN kali ini menyasar Banjar Sukahati Desa Pesinggahan,Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung yang dihadiri oleh Bidan beserta Kader Desa Pesinggahan bersama Kesling, PHBS, Jumantik dan Kadus sedesa Pesinggahan yang menghadirkan Staf Puskesmas Dawan 1 dan Mahasiswa KKN Universitas Udayana.
Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN ) ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi ancaman bagi masyarakat.
DBD merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius dan dapat mengancam nyawa masyarakat. Penyakit DBD ini diakibatkan oleh adanya gigitan nyamuk aedes aegypti, dimana kembang biak nyamuk ini sangat identik genangan air,”ucap Babinsa Pesinggahan di sela kegiatannya.
Dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah seperti saat ini memiliki potensi besar perkembang biakan nyamuk aedes aegypti semakin cepat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melakukan berbagai pencegahan yang dapat menghambat atau menghentikan perkembang biakan nyamuk di sekitar lingkungan kita, salah satunya dengan rutin melaksanakan PSN,”terangnya.
Hari ini dengan bersinergi bersama berbagai pihak kita gelar PSN di Banjar Sukahati dengan sistem door to door. Kita lakukan pemeriksaan kebersihan perumahan dan lingkungannya serta mengecek tempat-tempat penyimpanan air maupun tempat dan titik yang berpotensi tergenang air,”ujarnya.
Sembari melaksanakan PSN, kita juga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,”imbuhnya.
Peran aktif Babinsa inipun diapresiasi seluruh pihak, salah satunya Kader Desa. Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas peran aktif pak Babinsa dalam kegiatan PSN ini.
DBD adalah masalah serius. Jika tidak ditangani dengan baik, DBD dapat menyebabkan komplikasi yang cukup parah, bahkan berpotensi menyebabkan kematian, sehingga pencegahan penyakit ini menjadi hal wajib,”ujarnya.
Seluruh pihak terkait dan masyarakat harus bersinergi dan bekerjasama agar program pencegahan DBD ini berjalan optimal. Melalui kerja sama seluruh pihak diharapkan kasus DBD dapat dicegah dan ditekan seminimal mungkin,”tegasnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).