Kawasan Taman Nasional Tambora Dijaga Ketat, Ancaman Kebakaran dan Perburuan Satwa Diminimalisir

Pada Selasa, 29 Juli 2025, anggota Posramil Tambora dan Posramil Sanggar Koramil 1608-05/Donggo DPP melakukan patroli gabungan di sekitar kawasan Taman Nasional Tambora, tepatnya di area So Sori Fanda/Gret 637 Desa Kawinda Toi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Kegiatan ini dipimpin oleh Serka Hidayat bersama dua anggota lainnya dengan tujuan membatasi aktivitas masyarakat yang melakukan penebangan hutan secara liar serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian hutan, satwa liar, dan mencegah kebakaran hutan.

Patroli ini melibatkan berbagai unsur, yaitu lima anggota dari Taman Nasional Tambora, tiga anggota TNI yang terdiri dari Serka Hidayat, Sertu Abdul Faid, dan Sertu Herman, tiga anggota POLRI, serta lima mitra dari TN Tambora. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan tim patroli gabungan oleh Ketua Tim Dandi S.Hut di Resort Taman Nasional Tambora, Desa Kawinda Toi. Setelah itu, tim melakukan patroli keliling di jalur Sori Fanda SP 4 menuju titik sasaran yang telah ditentukan.

Selama pelaksanaan patroli, tim gabungan berhasil tiba di area sekitar Kawinda Toi, tepatnya di areal So Fanda SP4/Gret 637, lalu melanjutkan perjalanan kembali menuju Resort Piong di Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Tim patroli berkomitmen untuk terus menjaga kawasan taman nasional dari aktivitas ilegal yang dapat merusak ekosistem.

Serka Hidayat menjelaskan, “Patroli gabungan ini sangat penting untuk meminimalisir aktivitas masyarakat yang merambah hutan sehingga tidak terjadi lagi penebangan pohon dan pembukaan lahan baru dalam kawasan Taman Nasional Tambora. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan ikut menjaga kelestarian alam demi generasi mendatang.” Pesan ini menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga hutan demi keberlangsungan lingkungan.

Dengan kegiatan patroli rutin seperti ini, diharapkan kawasan Taman Nasional Tambora akan tetap terjaga kelestariannya, mencegah kerusakan hutan dan punahnya satwa liar yang menjadi kekayaan alam serta warisan bagi daerah dan bangsa Indonesia. Upaya ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga sumber daya alam yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *