Sumbawa Barat, NTB – Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat melalui Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Cba Agus, S.H. menghadiri dan melakukan monitoring kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) VI PCNU Kabupaten Sumbawa Barat yang dirangkaikan dengan Bedah Buku Tradisi Lisan (Sakeco), Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Merespon Modernitas” tersebut berlangsung di Hanipati Resto, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, dan dihadiri sekitar 65 orang undangan dari unsur tokoh agama, pemerintah daerah, akademisi, serta organisasi keagamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua PWNU NTB Prof. Dr. H. M. Saleh Ending, M.A., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda KSB H. Wahidin, S.Pd., M.M., Rais Syuriyah PCNU KSB Dea Guru H. Zulkifli Daud, para pengurus MWC NU se-Kabupaten Sumbawa Barat, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Cba Agus, S.H. merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dengan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PWNU NTB menekankan pentingnya merawat tradisi lokal sebagai bagian dari identitas bangsa, serta menjaga keseimbangan antara nilai spiritual dan tantangan modernitas.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda KSB mengapresiasi peran NU dalam membantu pemerintah daerah menjawab berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan-sambutan, dan diakhiri dengan Bedah Buku Tradisi Lisan (Sakeco) yang menjadi daya tarik tersendiri karena baru pertama kali Konfercab PCNU dirangkaikan dengan kegiatan literasi budaya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan monitoring selesai pada pukul 10.45 Wita.
Melalui kehadiran unsur TNI, khususnya Kasdim 1628/Sumbawa Barat, diharapkan sinergitas antara aparat kewilayahan, tokoh agama, dan pemerintah daerah terus terjaga dalam rangka menciptakan suasana yang damai, harmonis, serta mendukung pelestarian nilai-nilai budaya dan keagamaan di Kabupaten Sumbawa Barat.
(Pendim 1628/KSB).

