MELAGI, LANNY JAYA — Prajurit TNI dari Titik Kuat Wunabunggu Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema menggelar kegiatan karya bakti perbaikan atap Gereja Baptis Wunabunggu di Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (6/10/2026).
Aksi ini dilaksanakan di sela-sela patroli keamanan dan komunikasi sosial sebagai wujud kepedulian serta kepekaan TNI terhadap sarana ibadah masyarakat setempat.
Komandan Pos Titik Kuat Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, memimpin langsung satu tim prajurit beragama Nasrani menuju lokasi perbaikan. Kehadiran para prajurit TNI disambut hangat oleh pengurus gereja dan warga Kampung Wunabunggu, salah satunya Pendeta Yutius Kiwo.
Letda Inf Mathias David Metikores menegaskan bahwa kegiatan karya bakti ini berlandaskan rasa empati dan semangat pengabdian yang tulus. Kehadiran prajurit TNI di tengah pemukiman warga tidak hanya berfokus pada aspek stabilitas wilayah, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan sosial dan kerohanian masyarakat.
Tugas kami di sini bukan semata-mata menjaga keamanan wilayah, melainkan juga merajut tali persaudaraan dan membantu kesulitan warga. Ketika melihat atap Gereja Baptis Wunabunggu membutuhkan perbaikan, kami langsung menyingsingkan lengan baju untuk memperbaikinya agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang, aman, dan nyaman, ujar Letda Inf Mathias David Metikores.
Dalam kesempatan terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kesiapan tanggap personel Titik Kuat Wunabunggu di lapangan. Beliau menekankan pentingnya peran TNI sebagai pelindung sekaligus pengayom masyarakat di wilayah penugasan.
Prajurit TNI harus senantiasa menjadi solusi atas setiap kesulitan rakyat di sekitarnya. Kegiatan karya bakti perbaikan rumah ibadah ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Satgas membawa kedamaian, rasa aman, serta manfaat yang berkelanjutan bagi kehidupan bermasyarakat, baik secara jasmani maupun rohani, tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P.
Pendeta Gereja Baptis Wunabunggu, Bapa Yutius Kiwo, menyampaikan rasa terima kasih dan keharuannya atas bantuan serta kehati-hatian para prajurit. Menurutnya, kehadiran personel TNI sangat membantu mengatasi kendala fisik bangunan gereja sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI. Kehadiran Satgas membuat masyarakat merasa sangat aman dan terbantu. Prajurit TNI selalu hadir di tengah-tengah kami dan menunjukkan kedekatan yang nyata, terlebih melalui aksi perbaikan gereja ini, ungkap Pendeta Yutius Kiwo.
Selelasi pelaksanaan perbaikan atap gereja dan interaksi sosial dengan warga, seluruh personel Titik Kuat Wunabunggu kembali ke pos dalam keadaan aman, lengkap, dan terkendali. Aktifitas pembinaan teritorial terbatas ini berhasil mempererat hubungan emosional serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Distrik Melagi.
(Pen Satgas 742)













