Lutharato, NTT — Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY dari SSK II Pos Fohululik melaksanakan kegiatan tenaga pendidik di SD Inpres Fohululik, Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Prada Farhan dengan memberikan pembelajaran wawasan kebangsaan kepada para siswa. Kehadiran personel Satgas di lingkungan sekolah merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di wilayah perbatasan negara. Melalui kegiatan ini, Satgas berupaya mendukung pembentukan karakter generasi muda agar memiliki rasa bangga terhadap bangsa dan negara Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, Prada Farhan memberikan materi wawasan kebangsaan yang bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya persatuan, kesatuan, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembelajaran disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif agar para siswa dapat memahami nilai-nilai kebangsaan sesuai dengan usia dan tingkat pendidikan mereka. Selain menambah wawasan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para siswa untuk menerapkan sikap disiplin, saling menghormati, dan menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi langsung antara personel Satgas dan para siswa juga menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan serta menumbuhkan semangat belajar di lingkungan sekolah perbatasan.
Komandan Pos Fohululik, Sertu Berkah, menyampaikan bahwa pendidikan wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa semakin memahami arti persatuan dan kesatuan, mencintai Tanah Air, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat,” ujar Sertu Berkah. Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran personel Satgas di sekolah bukan hanya untuk menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak di wilayah penugasan. Menurutnya, penanaman nilai kebangsaan sejak usia dini merupakan salah satu langkah penting dalam membangun generasi muda yang berintegritas dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Melalui kegiatan tenaga pendidik ini, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan dan pembentukan karakter siswa di wilayah perbatasan. Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Satgas untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan teritorial yang bermanfaat, humanis, dan berkelanjutan. Sinergi antara personel Satgas dan lingkungan pendidikan diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman. Dengan demikian, pengabdian Satgas di wilayah perbatasan tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan keamanan negara, tetapi juga melalui upaya membangun generasi penerus yang cinta tanah air dan bangga menjadi bagian dari Indonesia.













