Beranda / Kodam Sobe Sonbai / Hubungkan Desa Hoi dan Fatukolo, Kodim 1621/TTS Dukung Pembangunan Jembatan Gantung untuk 283 KK dan Ratusan Pelajar

Hubungkan Desa Hoi dan Fatukolo, Kodim 1621/TTS Dukung Pembangunan Jembatan Gantung untuk 283 KK dan Ratusan Pelajar

NTT, TTS — Wujud kepedulian TNI terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1621-04/Amanuban Barat wilayah Kecamatan Oenino. Pada Selasa (20/10/2026), Kopda Yanto Lopo melaksanakan pengawasan pembangunan bantuan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Hoi dengan Desa Persiapan Fatukolo, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut difokuskan pada kelanjutan pekerjaan pengecoran tiang pengikat tali seling jembatan gantung. Pekerjaan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mendukung proses pembangunan jembatan agar dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa turut memantau perkembangan pekerjaan yang dilakukan oleh empat orang tukang bersama masyarakat Fatukolo. Kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian TNI terhadap pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sedikitnya 283 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mendukung kelancaran aktivitas pendidikan bagi 83 siswa SMA, 97 siswa SMP, dan 156 siswa SD yang tercatat sebagai penerima manfaat.

Jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana penghubung yang mempermudah mobilitas warga antara Desa Hoi dan Desa Persiapan Fatukolo, sekaligus menunjang kegiatan sehari-hari masyarakat, termasuk akses menuju sekolah dan aktivitas ekonomi.

Dandim 1621/TTS Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

“Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas pendidikan anak-anak, serta mempermudah kegiatan sosial dan ekonomi warga. Kami mendorong Babinsa untuk terus hadir di tengah masyarakat, memantau perkembangan pembangunan, dan memperkuat semangat gotong royong agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” demikian pernyataan yang dapat digunakan atas nama Dandim 1621/TTS.

Lebih lanjut, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pengawasan tersebut mencerminkan komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan untuk terus mendukung percepatan pembangunan di daerah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui sinergi antara aparat kewilayahan, para pekerja, dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung Desa Persiapan Fatukolo diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai dan menjadi sarana penghubung yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang. (Pen1621)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *