Sumbawa Barat – Pada Senin (21/7/2025) sekitar pukul 17.27 WITA, warga Ikatan Keluarga Besar Dompu (IKBD) menggelar aksi swiping terhadap karyawan dan komunitas ojek di Tanjakan Maluk, Jalan Lintas Maluk–Sekongkang. Aksi ini merupakan bentuk protes dan kekecewaan terhadap proses hukum terkait penahanan dua warga IKBD pasca insiden pengeroyokan terhadap anggota komunitas ojek.
Sejumlah pihak hadir di lokasi untuk memantau situasi, di antaranya Kapolsek Maluk Kompol Tohir, S.H., Pjs Danramil Sekongkang Lettu Cpl Syamsul Supriadi, Danpos Ramil Maluk Pelda Edi Busrah, Camat Maluk Mulyadin, S.P., Pengacara IKBD Ikhsan, S.H., Babinsa Desa Mantun Serda Anton Haryanto, Ketua Komunitas Ojek Maluk Ibrahim, serta sekitar 20 warga IKBD.
Aksi dimulai sekitar pukul 16.45 WITA, di mana warga IKBD menghentikan beberapa karyawan dan ojek sebagai bentuk protes. Babinsa Desa Mantun segera merespons laporan warga dan berdialog dengan Koordinator Aksi untuk memastikan ketertiban. Pihak TNI dan kepolisian juga mengambil langkah cepat dengan mendatangi lokasi, melaporkan situasi kepada atasan, serta mengoordinasikan pengamanan bersama pihak kecamatan.
Dalam aksinya, massa menuntut agar pelaku pemukulan terhadap warga IKBD bernama Rizki segera ditahan, meminta komunitas ojek untuk sementara tidak beroperasi, serta menghentikan mobil operasional Subkon yang mengangkut karyawan.