Babinsa Menghadiri Rembuk Stunting Tahun 2024 di Desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan

Gentra News Bali – Kubutambahan, Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak pada anak yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama, infeksi berulang, dan kurangnya stimulus psikososial. Stunting juga dapat di tandai dengan panjang/tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya. Anak stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal. Stunting juga menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan berisiko menurunkan produktivitas perkembangan balita. Rabu (15/5/2024).

Dalam hal ini, Pemerintah Kecamatan Kubutambahan yang di wakilkan oleh Bapak Ketut Juni Ardana S.E sebagai Kasi PMD Kecamatan Kubutambahan melaksanakan pengecekan serta pendataan diwilayah Desa Bengkala dan disambut baik oleh Perbekel Desa Bengkala Bapak Made astika dan perangkat Desa Bengkala dikantor Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Turut hadir dalam acara kegiatan Rembuk Stunting yakni Babinsa Koramil 1609-02/Kubutambahan Kopka Komang Subaga Yasa bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Hendra Kurniawan, peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangatlah penting dan perlu, karena sudah menjadi tugas dan fungsi Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga wilayah binaannya.

Dalam pelaksanaan Rembuk Stunting ini membahas kembali, tentang program dari pemerintah pusat untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan ibu hamil, gizi ibu menyusui dan pertumbuhan balitanya agar tercipta sumber daya manusia sehat, kuat dan unggul untuk mencetak generasi emas bebas Stunting. Karena masih ada balita yang di Desa Bengkala sebanyak 3 ( tiga ) orang terkena Stunting dan telah mendapat perhatian khusus dari pihak Kesehatan Desa Bengkala.

“Saya mengucapkan terimkasih dan apresiasi banyak kepada Perbekel Desa Bengkala, seluruh perangkat Desa, Babinsa Desa Bengkala yang sudah peduli akan kasus Stunting dan melaksanakan penangganan masalah Stunting di Desa Bengkala walau masih terdapat Balita yang terkena Stunting sebanyak 3 ( tiga ) orang, semoga ditahun ini, balita balita tersebut agar bisa lekas sembuh dan saya memohon kepada pihak pihak kesehatan desa agar lebih ekstra dalam menjaga kesehatan warganya, dan saya sampaikan keaktifan peran dan kerja sama orang tua balita balita Stunting agar tetap menjaga dan merawat kesehatan, gizi dan makanan balitanya”, pesan Bapak Ketut Juni Ardana S.E Kasi PMD Kecamatan Kubutambahan.( habis)

Rossa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *