Bupati Sanjaya Tinjau Pembangunan Setra Tunon, Tegaskan Komitmen Pelestarian Adat Tabanan

Tabanan PR – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan pembangunan berbasis adat dan pelayanan publik berjalan optimal di Kabupaten Tabanan. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan peninjauan langsung pembangunan Setra Tunon Desa Adat Kota Tabanan pada Senin (17/11). Peninjauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya mendorong percepatan penataan kawasan adat yang berfungsi sebagai sarana vital bagi kebutuhan masyarakat, baik dari sisi budaya maupun pelayanan umum.

Dalam peninjauan ini, Bupati Sanjaya didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, sejumlah pimpinan Perangkat Daerah terkait, tokoh masyarakat setempat, serta Bendesa Adat Kota Tabanan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi kuat antara pemerintah daerah dan desa adat dalam mengawal pembangunan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang tertata, aman, dan harmonis sesuai nilai-nilai budaya lokal.

Setra Tunon sebagai salah satu fasilitas adat memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Selain sebagai tempat pelaksanaan upacara adat, keberadaan setra juga mencerminkan identitas, nilai spiritual, serta kehormatan desa adat. Oleh karena itu, penataan Setra Tunon dipandang sebagai langkah prioritas yang harus dikerjakan dengan penuh kehati-hatian, ketelitian, serta melibatkan seluruh unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya meninjau beberapa titik pembangunan, memeriksa progres pekerjaan, serta mendengarkan secara langsung penjelasan teknis dari pihak pelaksana.

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat serius dalam mendukung penguatan sarana prasarana adat sebagai bagian dari pelestarian budaya dan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan Setra Tunon bukan hanya sebatas pekerjaan fisik, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan dan tanggung jawab terhadap nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan bahwa pembangunan dilakukan sesuai standar, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa penataan Setra Tunon diharapkan membawa dampak positif bagi kenyamanan dan keamanan aktivitas adat masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih tertata, kegiatan adat dapat berlangsung secara lebih khidmat, teratur, dan sesuai tatanan sosial budaya setempat. Hal ini juga sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM), sebuah konsep pembangunan yang menempatkan kenyamanan, keselamatan, dan kemajuan masyarakat sebagai prioritas utama.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya turut memberikan apresiasi kepada Desa Adat Kota Tabanan beserta seluruh unsur masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga dan mendukung jalannya pembangunan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan desa adat untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan lancar. Menurutnya, keberhasilan suatu program pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong.

Bupati juga mengingatkan kepada pihak pelaksana agar selalu menjaga kualitas pekerjaan serta mengedepankan keselamatan dalam setiap tahapan pembangunan. Ia berharap agar pembangunan Setra Tunon dapat selesai tepat waktu dan siap digunakan oleh masyarakat tanpa hambatan. Dengan selesainya penataan Setra Tunon, diharapkan masyarakat setempat dapat merasakan manfaat secara langsung, baik dalam kegiatan adat maupun pelayanan publik yang berkaitan dengan fasilitas tersebut.

Kegiatan peninjauan ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus memantapkan langkah menuju Tabanan Era Baru yang lebih baik. Melalui pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pelestarian budaya, pemerintah berkomitmen menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan memberikan rasa bangga bagi seluruh warga Tabanan.

Penataan Setra Tunon diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan dapat berjalan selaras dengan budaya dan kearifan lokal. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, desa adat, dan masyarakat, Tabanan diyakini mampu terus berkembang sebagai daerah yang maju namun tetap menjunjung tinggi nilai tradisi.

@prokopimtabanan
#bupatitabanan #tabananerabaru #banggajadiorangtabanan #komangsanjaya #tetepmekenyem #santaikawan #agata #TabananEraBaru #AmanUnggulMadani #ProkopimTabanan #TetepMekenyem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *