Rote Ndao – Dalam rangka menjalankan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1627-03/Batutua, Serma Yusuf Tungga, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus monitoring situasi wilayah di Desa Holulai, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Kamis (28/8/2025).
Kegiatan ini dilakukan sekitar pukul 10.25 Wita dengan melibatkan Kepala Desa Holulai beserta aparat desa. Kehadiran Babinsa dalam komsos kali ini bukan hanya sebatas menjalin silaturahmi, tetapi juga membantu menyelesaikan masalah sosial yang tengah terjadi di masyarakat, yakni kesalahpahaman dalam sebuah keluarga.
Permasalahan yang dimediasi Babinsa berawal dari laporan adanya sikap kurang terpuji yang dilakukan oleh seorang anak bernama Jefri Adu terhadap ibunya, Mama Anita Adu. Insiden tersebut terjadi ketika sang ibu datang menjenguk cucunya yang sedang sakit. Saat itu, Jefri diduga menunjukkan kata-kata serta sikap yang dianggap tidak pantas ditujukan kepada orang tua kandung.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa bersama Kades dan aparat desa turun langsung menemui kedua belah pihak untuk mendengarkan penjelasan serta mencari jalan keluar terbaik. Dalam pertemuan itu, Serma Yusuf Tungga memberikan arahan agar masalah keluarga tidak semakin melebar dan menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.
“Sebagai seorang anak, sudah seharusnya menghormati dan menghargai ibu kandung. Sikap emosional yang ditunjukkan Jefri tentu sangat disayangkan. Namun, kami juga mengimbau agar Mama Anita bisa memaafkan anaknya, sehingga persoalan ini tidak berlanjut menjadi pertikaian yang berkepanjangan,” tutur Babinsa dalam arahannya.
Selain itu, Babinsa menekankan pentingnya menyelesaikan konflik internal keluarga secara baik-baik tanpa harus dibawa ke ranah hukum. Menurutnya, langkah hukum hanya akan menghabiskan waktu, tenaga, dan materi, serta berpotensi memperuncing hubungan keluarga. “Lebih baik kita duduk bersama, bicara dengan kepala dingin, dan menemukan solusi yang damai. Dengan begitu, keluarga tetap utuh, aman, dan sentosa,” tambahnya.
Pendekatan yang dilakukan Babinsa ini disambut positif oleh kedua pihak. Dalam suasana kekeluargaan, mediasi berjalan tertib, aman, dan lancar. Pihak keluarga pun bersepakat untuk menyelesaikan masalah secara internal tanpa melibatkan aparat penegak hukum.
Kepala Desa Holulai mengapresiasi kehadiran Babinsa yang cepat tanggap dalam merespons permasalahan warganya. Menurutnya, keberadaan Babinsa di desa tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan, tetapi juga turut menjaga ketertiban sosial dan memperkuat kerukunan antarwarga.
Kegiatan komsos ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan teritorial, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun keharmonisan sosial. Melalui pendekatan humanis dan kekeluargaan, Babinsa mampu menjadi jembatan penyelesaian konflik sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Dengan selesainya mediasi tersebut, suasana di Desa Holulai kembali kondusif. Babinsa Serma Yusuf Tungga menegaskan akan terus melakukan monitoring di wilayah binaannya agar kondisi tetap stabil dan harmonis. “Kami selalu siap hadir kapan pun masyarakat membutuhkan. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah, tetapi juga memastikan warganya hidup rukun dan damai,” pungkasnya.