Belu, NTT — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Pos Nunura terus berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan UMKM pembuatan kripik pisang yang dilaksanakan di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Nunura memberikan pembinaan mulai dari proses pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, hingga tahapan pengemasan yang baik agar produk memiliki nilai jual dan daya saing. Pelatihan berlangsung dengan penuh antusias dari para warga, khususnya kaum ibu, yang menyambut baik upaya pemberdayaan ekonomi lokal ini.
Danpos Nunura, Letda Arm David Partogi Sagala S.Tr.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk membantu masyarakat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru. “Kami ingin masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha rumahan yang sederhana namun bernilai ekonomi. Harapannya, produk kripik pisang ini dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga di Desa Tohe,” ujarnya.
Melalui kegiatan UMKM ini, Satgas Pos Nunura berharap masyarakat perbatasan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

