Koramil 1608-04/Woha Tunjukkan Peran Strategis Mobil Maung untuk Tugas Teritorial

Woha,Bima, 3 Januari 2026 – Dalam upaya memperkuat keamanan dan mempererat sinergitas dengan unsur pemerintahan daerah, Komandan Koramil 1608-04/Woha Kapten Inf Ibrahim memimpin kegiatan Safari Mobil Maung bersama Muspika Kecamatan Woha, Belo, dan Palibelo. Kegiatan dilaksanakan di wilayah teritorial Koramil Woha, tepatnya di Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Sabtu (03/01/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika dari tiga kecamatan yaitu Camat Belo Ruyani, SH, Camat Palibelo Muslim S, S.Sos, M.A.P, dan perwakilan Camat Woha beserta para Kapolsek dan Kapospol di wilayah serta perwakilan kepala desa dari tiap kecamatan.

Diawali dengan kunjungan dan safari keliling menggunakan kendaraan dinas TNI AD, Mobil Maung, berkeliling wilayah Kecamatan Belo dan Palibelo. Setelah istirahat di Koramil 1608-04/Woha, dilanjutkan himbauan dari Danramil dan Kapolsek Woha terkait patroli bersama sebagai langkah antisipasi tingginya tingkat kriminalitas.

Kapten Inf Ibrahim menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk patrol bersinergi, tetapi juga sarana komunikasi sosial dan koordinasi bersama Muspika menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

“Melalui Safari Mobil Maung ini, kami ingin memperlihatkan peran serta kendaraan dinas TNI sebagai alat pendukung tugas teritorial sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Patroli bersama Muspika ini merupakan langkah nyata menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kecamatan Woha, Belo, dan Palibelo,” ujarnya.

Selama safari keliling dan patroli, tim juga melakukan himbauan langsung di terminal serta beberapa desa di Kecamatan Woha agar masyarakat aktif menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing.

“Kegiatan Safari Mobil Maung bersama Muspika ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, dan aparat kewilayahan lainnya. Kami ingin mengingatkan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi di wilayah ini terus kondusif. Mobil Maung bukan hanya kendaraan dinas; ia menjadi simbol kekuatan dan komitmen TNI dalam mendukung tugas-tugas teritorial serta mempererat kebersamaan dengan rakyat,” tutup Kapten Inf Ibrahim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *