Langkah Nyata Babinsa Koramil 1612/07 Satarmese, Dari Barak ke Sawah Demi Kesejahteraan Petani

Satarmese, 28 Juli 2025 — Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Pratu Gregorius Juang, Babinsa dari Koramil 1612/07 Satarmese, pada hari Senin (28/7) terjun langsung ke sawah bersama para petani Desa Iteng, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai.

Pendampingan ini dilakukan dalam rangka membantu para petani memantau perkembangan bibit padi yang tengah memasuki fase pertumbuhan awal. Pratu Gregorius Juang tidak hanya berdiri di pinggir sawah, namun turut masuk ke petakan sawah, mengecek kondisi air irigasi, memantau pertumbuhan tanaman, hingga mengidentifikasi potensi serangan hama.

“Kegiatan ini adalah bagian dari tugas kami sebagai Babinsa, untuk memastikan program ketahanan pangan di wilayah dapat berjalan dengan baik. Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. TNI hadir dan siap membantu,” ujar Pratu Gregorius Juang saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, ia juga memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya menjaga kestabilan volume air sawah agar pertumbuhan padi optimal. Selain itu, ia mengimbau petani untuk lebih waspada terhadap gejala awal serangan hama, seperti wereng dan penggerek batang, yang kerap menyerang pada musim-musim tertentu.

Salah satu petani setempat, Bapak Yustinus Nara, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Kami merasa lebih semangat dan terbuka wawasannya. Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tapi juga memberi arahan yang berguna bagi kami,” katanya.

Pendampingan pertanian oleh Babinsa ini merupakan bagian dari program terintegrasi TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan pendekatan yang humanis dan solutif, diharapkan kehadiran Babinsa mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Pratu Gregorius menambahkan, “Kami akan terus hadir bersama masyarakat di setiap tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen nanti. Ini adalah bagian dari pengabdian kami kepada bangsa dan negara melalui jalur pertanian.”

Langkah konkret ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain, sekaligus memperkuat peran Babinsa sebagai garda terdepan dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *