MANGGARAI, NTT – Suasana di halaman Makodim 1612/Manggarai pada Sabtu pagi terasa berbeda. Ratusan warga berbondong-bondong datang sejak subuh demi memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah yang digelar Kodim 1612/Manggarai dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80. Antrean panjang terlihat di setiap stan penjualan bahan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga telur yang dijual jauh di bawah harga pasar.
Acara ini dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 1612/Manggarai, Kapten Arh. Lipris M.A. Saefatu. Kehadiran TNI yang turun langsung mengatur jalannya distribusi bahan pokok membuat kegiatan berlangsung rapi, cepat, dan tertib.
Kapten Arh. Lipris M.A. Saefatu menegaskan, pasar murah ini lebih dari sekadar program simbolik. “Kami tidak hanya menjaga keamanan negara. Kami hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat yang ikut memikirkan kebutuhan mereka. Gerakan Pangan Murah ini adalah cara kami meringankan beban warga, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus memastikan masyarakat tetap punya akses terhadap bahan pokok di tengah fluktuasi harga,” ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan, Kodim 1612/Manggarai siap menggulirkan program serupa di kecamatan-kecamatan lain. “Kami ingin Gerakan Pangan Murah ini menjadi agenda berkelanjutan. Harapan kami, tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan bahan pokok. TNI selalu berupaya hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Martinus Dahu, tokoh adat Kecamatan Langke Rembong, menyebut program ini sebagai bukti nyata TNI selalu ada bersama rakyat. “Kami berterima kasih kepada Kodim 1612/Manggarai. Kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. TNI bukan hanya penjaga NKRI, tapi juga pelindung rakyat,” katanya.
Selain penjualan bahan pokok murah, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi ketahanan pangan serta pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Mengusung tema HUT TNI ke-80, “TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju,” Kodim 1612/Manggarai kembali menegaskan perannya sebagai institusi pertahanan sekaligus penggerak kepedulian sosial yang selalu hadir di tengah rakyat.

