Personel Gabungan Amankan Aktivitas Penyeberangan di Pelabuhan Poto Tano

Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka memastikan kelancaran pelayanan dan pengamanan perayaan Natal Tahun 2025 serta menyambut Tahun Baru 2026, Posko Terpadu Operasi Lilin Rinjani 2025 di Pelabuhan Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, terus melaksanakan monitoring situasi dan kondisi di wilayah pelabuhan.

Pada Kamis, (25/12/2025), pukul 10.00 WITA, petugas gabungan melaksanakan pemantauan langsung terhadap aktivitas pelabuhan serta pengamanan objek vital. Kegiatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, dan instansi terkait yang tergabung dalam Posko Terpadu Pelabuhan Poto Tano.

Pengamanan dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Polsek KPL Tano, TNI Koramil 1628-04/Poto Tano, TNI AL, Brimob KSB, Sat Lantas Polres KSB, Sat Reserse Polres KSB, Sat Samapta Polres KSB, ASDP Pelabuhan Tano, Dinas Perhubungan, BPTD XII Satpel Poto Tano, KKP Pelabuhan Poto Tano, serta Jasa Raharja.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, operasional kapal feri ASDP berjalan sesuai jadwal selama 1×24 jam non-stop dengan waktu sandar dan muat rata-rata 35 menit. Penerapan waktu sandar tersebut dilakukan guna menghindari terjadinya penumpukan kendaraan dan kemacetan arus mudik maupun balik.

Arus kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang menggunakan jasa penyeberangan ASDP hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan lancar. Meskipun aktivitas penyeberangan terpantau ramai, namun antrean kendaraan masih dapat dikendalikan dengan baik dan tidak menimbulkan gangguan berarti.

Selain itu, kondisi dermaga penyeberangan dilaporkan dalam keadaan normal dengan penggunaan dua dermaga aktif, yaitu Dermaga I dan Dermaga II. Armada kapal feri ASDP yang beroperasi mencapai 10 kapal per hari secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Secara umum, situasi dan kondisi pelayanan penyeberangan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Poto Tano hingga saat ini masih terpantau aman, ramai, dan lancar. Belum ditemukan adanya kejadian menonjol yang dapat mengganggu kelancaran arus penyeberangan.

Petugas Posko Terpadu akan terus melakukan pemantauan secara intensif, dan apabila terdapat perkembangan situasi atau kejadian menonjol, akan segera dilaporkan pada kesempatan pertama.

(Pendim 1628/KSB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *