Ende, – Sebuah kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik melanda rumah kost milik Bapak Agustus Y Rhaki di Jalan Samratulangi, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, pada Selasa siang. Api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar, Babinsa, Satpol PP, dan masyarakat sekitar setelah sekitar satu jam kebakaran terjadi.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.30 Wita saat bunyi letupan listrik terdengar di salah satu kamar kost berjumlah lima unit yang sudah difungsikan sebagai gudang selama tiga tahun. Tukang ojek yang berada di tenda depan rumah segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik rumah.
“Api langsung membesar dan merambat dengan cepat, melahap seluruh isi kamar kost, termasuk kendaraan dan peralatan yang ada di dalam,” ujar Serka M. Zulkifli, Babinsa Koramil 1602-01/Ende, yang berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Babinsa segera berkoordinasi dengan mantan Kabid Damkar Om Sardi untuk menginformasikan kejadian kepada petugas Damkar, Satpol PP, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Paupire. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.50 Wita, dan tim Damkar melakukan pendinginan hingga pukul 14.00 Wita.
Identitas korban dan saksi:
Pemilik rumah: Agustus Y Rhaki, 40 tahun, guru SMAN 1 Ende
Korban: Ambrosius Legu, 33 tahun, ojek/wiraswasta
Saksi: Albinus Marselinus Wake, 50 tahun, wiraswasta
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 80 juta, meliputi lima unit rumah semi permanen ukuran 3×3 meter, satu mobil Panther, satu motor Mio Soul, dan satu set alat las. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik.
Selain Babinsa, personel yang terlibat dalam pengamanan dan pemadaman antara lain:
15 personel Damkar
15 anggota Satpol PP
Anggota Polres Ende
Babinsa bersama warga setempat turut membantu mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta memastikan keselamatan penghuni rumah.
“Pengamanan wilayah dan Komsos semacam ini merupakan tugas pokok TNI AD sebagai ujung tombak yang selalu hadir untuk membantu masyarakat di tengah kesulitan,” tambah Serka Zulkifli.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap arus listrik di rumah maupun kost, serta pentingnya koordinasi cepat antara masyarakat, TNI, dan petugas terkait dalam menangani bencana kebakaran.
(Pendim 1602/Ende)

