Kamis, 10 Juli 2025 | Satar Mese, Manggarai —
Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Kecamatan Satar Mese mulai tancap gas dengan menggelar rapat persiapan awal yang bertempat di Kantor Camat Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Kamis (10/07/2025). Rapat ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, salah satunya adalah Babinsa Koramil 1612-07/Satar Mese a.n Sertu Kusumaningrat yang hadir sebagai perwakilan TNI di wilayah tersebut.
Rapat tersebut membahas berbagai hal penting terkait rencana pelaksanaan upacara dan rangkaian kegiatan HUT RI ke-80, mulai dari pembentukan seksi-seksi kepanitiaan, pengaturan teknis, hingga diskusi awal soal kebutuhan anggaran. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi dan sinergi antar lembaga demi memastikan peringatan kemerdekaan tahun ini berjalan semarak, tertib, dan penuh makna.
Sertu Kusumaningrat menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh setiap tahapan peringatan kemerdekaan, baik dari sisi pengamanan maupun keterlibatan langsung dalam pelaksanaan di lapangan.
“HUT RI bukan sekadar seremoni, tapi momen refleksi dan kebanggaan nasional. Kami dari TNI, khususnya Koramil Satar Mese, siap ikut serta mengawal dan menyukseskan kegiatan ini dari awal sampai selesai,” ungkapnya tegas.
Ia juga menambahkan pentingnya solidaritas lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, agar semangat kemerdekaan benar-benar terasa di seluruh lapisan warga.
“Saya harap rapat ini jadi titik awal koordinasi yang solid. Nanti di rapat pemantapan tanggal 24 Juli, kami akan pastikan semua elemen sudah bergerak dengan satu irama,” tambah Babinsa yang dikenal dekat dengan warga itu.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, disepakati akan diadakan rapat pemantapan pada Jumat, 24 Juli 2025, untuk menyempurnakan rencana kegiatan sekaligus mengokohkan struktur panitia dan teknis lapangan.
Dengan dimulainya persiapan sejak dini, Kecamatan Satar Mese menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan peringatan HUT RI ke-80 yang meriah, tertib, dan bermakna bagi seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Babinsa menjadi simbol nyata TNI hadir di tengah rakyat, tidak hanya saat krisis, tapi juga dalam momen-momen kebangsaan.

