Gerokgak – Komitmen kuat dalam menjaga kesehatan dan keamanan lingkungan ditunjukkan oleh aparat teritorial Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, melalui pelaksanaan pengawasan dan monitoring (Wastor) ketat terhadap kegiatan Vaksinasi Rabies massal. Pada hari Selasa, 28 Oktober 2025, pukul 09.30 WITA, Babinsa Desa Banyupoh, Serma Putu Sudiarsana, hadir langsung di lokasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) berjalan lancar dan mencapai sasaran.
Kegiatan penting ini diselenggarakan sebagai upaya proaktif Pemerintah Desa dan instansi terkait dalam mencegah penyebaran penyakit rabies di wilayah Desa Banyupoh, mengingat ancaman penyakit ini yang berpotensi membahayakan nyawa manusia dan mengganggu stabilitas kesehatan hewan peliharaan masyarakat.
Serma Putu Sudiarsana tidak hanya bertugas mengawasi, namun juga aktif berinteraksi dengan warga. Ia turut serta memberikan himbauan edukatif kepada para pemilik hewan peliharaan. Babinsa menekankan pentingnya perawatan hewan yang baik dan pelaksanaan vaksinasi secara rutin agar hewan tetap sehat. “Kesehatan hewan peliharaan adalah cerminan dari keamanan lingkungan kita. Dengan hewan yang sehat, lingkungan masyarakat juga akan terlindungi dengan baik,” ujar Serma Putu Sudiarsana, menegaskan peran krusial vaksinasi dalam menjaga harmoni komunitas.
Kolaborasi antar instansi dan perangkat desa menjadi kunci sukses dalam kegiatan ini. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan sinergi yang solid demi kepentingan bersama.
Tokoh dan Petugas yang Hadir:
1. Perbekel Desa Banyupoh, Putu Sukerata, beserta Staf
2. Dokter Hewan Putu Gede Yuda
3. Babinsa Desa Banyupoh, Serma Putu Sudiarsana
4. Babinkamtibmas Desa Banyupoh, Aipda Ketut Arsana
5. Pol PP Kecamatan Gerokgak, Gede Bendesa
6. Para Kepala Dusun (Kadus) Desa Banyupoh
Antusiasme warga dalam mendukung program pencegahan rabies ini terlihat dari tingginya jumlah hewan yang berhasil divaksinasi. Total, 100 ekor hewan peliharaan telah mendapatkan vaksinasi, terdiri dari:
Anjing : 72 ekor
Kucing : 28 ekor
Keberhasilan capaian ini menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat Desa Banyupoh terhadap bahaya rabies dan pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan. Diharapkan dengan pengawasan berkelanjutan dari Babinsa dan seluruh perangkat desa, Desa Banyupoh dapat terus mempertahankan statusnya sebagai wilayah yang aman dari ancaman penyakit rabies.

