NTT-SIKKA. Babinsa Kecamatan Alok dari Koramil 1603-01/Alok, Praka Aris Wijayanta, turut serta dalam kegiatan pelatihan pertolongan pertama bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) yang diselenggarakan oleh Yayasan PAPHA (Pusat Advokasi dan Perlindungan Hak Asasi) Kabupaten Sikka, Jumat(29/08/2025).
Kegiatan berlangsung di Aula Camilo, Kelurahan Madawat, dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat serta tenaga kesehatan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis dalam memberikan pertolongan pertama kepada ODDP, serta membangun sinergi lintas sektor dalam penanganan kedaruratan kesehatan jiwa di masyarakat.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, para peserta menerima materi seputar pemahaman dasar tentang kondisi Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP), termasuk jenis-jenis gangguan jiwa, penyebab, serta dampaknya terhadap perilaku sosial.
Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pendekatan yang humanis dan non-diskriminatif dalam menghadapi ODDP, teknik komunikasi yang efektif, serta langkah-langkah pertolongan pertama psikologis (PFA) dalam situasi krisis.
Dalam keterangannya, Praka Aris Wijayanta menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Yayasan PAPHA yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan di lapangan. “Sebagai aparat kewilayahan, kami harus siap dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk dalam memberikan pertolongan pertama kepada warga dengan kebutuhan khusus seperti ODDP. Pelatihan ini sangat membantu menambah wawasan dan keterampilan kami,” ujarnya.
Perwakilan Yayasan PAPHA juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga swadaya masyarakat, TNI, dan pemerintah daerah dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak-hak ODDP.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan responsif terhadap isu-isu kesehatan jiwa di Kabupaten Sikka.
(PENDIM 1603/SIKKA)