Bangli – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan fisik prajurit di wilayah, Koramil 1626-01/Bangli menggelar latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang dipusatkan di halaman belakang Makoramil, Jl. Merdeka, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Rabu (29/7/25).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1626-01/Bangli, Kapten Cpl I Wayan Widana, serta diikuti oleh seluruh anggota Padepokan PSM Bukit Jati Koramil 1626-01/Bangli baik dari kalangan militer maupun sipil. Latihan ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan satuan dari Komando Atas yang difokuskan pada penguatan fisik, mental, dan kedisiplinan prajurit melalui seni bela diri khas nusantara. “Pencak Silat Militer bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga bentuk pembinaan karakter, ketangkasan, dan loyalitas prajurit. Kami di Koramil memiliki tanggung jawab tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjaga kesiapan diri sebagai aparat teritorial,” ujar Kapten Widana.
Danramil juga menambahkan, latihan Pencak Silat Militer ini merupakan salah satu cara untuk menjaga semangat juang dan kekompakan antaranggota di jajaran Koramil. “Melalui latihan ini, kami ingin membentuk prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental dan berkarakter. Semangat kebersamaan dalam setiap gerakan silat mencerminkan sinergi yang harus terus terpelihara dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, membenarkan bahwa latihan Pencak Silat Militer merupakan salah satu program pembinaan fisik dan mental prajurit. “Kami terus mendorong Koramil-Koramil untuk aktif mengembangkan potensi prajurit di wilayah, termasuk dalam bidang bela diri. Ini penting untuk menjaga kesiapan operasional dan kedekatan dengan nilai-nilai budaya lokal,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan prajurit di jajaran Koramil 1626-01/Bangli semakin siap dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai garda terdepan pertahanan di tingkat kewilayahan. “Latihan seperti ini tidak hanya membentuk prajurit yang tangguh, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas kewilayahan. Semoga semangat ini terus dijaga dan menjadi budaya positif di lingkungan satuan,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)