Rote Ndao, 15 September 2025 – Personel Kodim 1627/Rote Ndao melaksanakan tugas pengamanan pada kegiatan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang berlokasi di beberapa titik wilayah Kabupaten Rote Ndao. Pengamanan ini berlangsung pada Senin (15/9/2025) pukul 11.10 WITA dengan situasi aman dan terkendali.
Kawasan strategis yang menjadi sasaran pembangunan terletak di Desa Matasio dan Desa Serubeba, Kecamatan Rote Timur, serta Desa Daima, Kecamatan Landuleko. Ketiga desa ini ditetapkan sebagai area pengembangan industri garam nasional guna memperkuat sektor ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat setempat.
Pengamanan kegiatan tersebut melibatkan tiga personel dari Kodim 1627/RN, yakni Serka Welem M, Sertu Anderson Telussa, dan Praka Marewo. Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan jalannya pekerjaan tetap lancar, aman, serta mencegah potensi gangguan selama proses pembangunan berlangsung.
Menurut laporan di lapangan, pekerjaan pembangunan kawasan K-SIGN hingga saat ini berjalan sesuai rencana. Situasi di sekitar lokasi juga dalam kondisi kondusif tanpa adanya kendala berarti. TNI berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan rakyat, salah satunya dengan menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.
Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Rote Ndao sendiri diharapkan mampu meningkatkan produktivitas garam lokal serta membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kehadiran K-SIGN juga menjadi bagian dari program strategis nasional dalam pemanfaatan potensi kelautan Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil garam terbesar.
Dengan adanya pengamanan dari jajaran TNI, diharapkan seluruh proses pembangunan dapat berjalan tertib, aman, dan selesai sesuai target. Kodim 1627/Rote Ndao menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pengamanan secara berkelanjutan demi mendukung kelancaran proyek industri garam nasional tersebut.

