Klungkung,- Rangkaian upacara pitra yadnya di Banjar Gede – Banjar Maju Kangin Desa Adat Batumulapan Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung mulai bergulir.
Kali ini, rangkaian upacara tersebut diawali dengan tradisi ngundangin lan ngulapin serta ngebet pendeman, Kamis ( 11/09/25 ) yang berlangsung dengan pengawalan dari aparat setempat, baik Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama para pecalang.
Hari ini ada dua kegiatan yang digelar sebagai rangkaian dari dudonan upacara pitra yadnya yang diikuti oleh ratusan warga,”ucap Babinsa Batununggul Serda Zainul.
Rangkaian dudonan upacara pitra yadnya ini dimulai dengan warga berjalan kaki menuju Pura Dalem Batumulapan Kangin untuk melaksanakan ngulapin yang dilanjutkan persembahyangan di Pura Dalem Batumulapan Kangin.
Setelah kegiatan ngulapin usai, dilanjutkan dengan ngebet pendeman yang digelar di kuburan Batumulapan Kangin.
Menurut Serda Zainul, tradisi ini mengandung makna mendalam tentang proses mempererat hubungan dan menggali kembali akar tradisi, serta mempertemukan generasi muda dengan warisan leluhur melalui pendekatan budaya dan spiritualitas lokal.
Kegiatan ini juga menjadi wahana untuk melestarikan budaya lokal dan menghidupkan kembali tradisi serta praktik kebudayaan, khususnya yang berkaitan dengan adat dan ritual Bali guna menciptakan ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam suasana harmonis dan penuh makna spiritual,”ujarnya.
Sebagai Babinsa tentu keberadaan dirinya untuk memastikan seluruh rangkaian upacara ini berjalan aman, tertib dan lancar serta sekaligus menjadi ruang mempererat silahturahmi, komunikasi dan kemanunggalan TNI dan masyarakat,”imbuhnya. ( pendim 1610/Klungkung ).

