Gentra News NTB – BIMA || TNI Polri dan Stakeholder Evakuasi mayat berjenis kelamin laki-laki yang di temukan terapung di sekitar perairan pulau kambing teluk Bima kecamatan Rasanae Barat Kota Bima berjalan aman dan lancar, Sabtu pagi (6/1/2024).
Sosok mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh beberapa nelayan yang sedang mencari ikan di perairan teluk Bima, posisi mayat dalam keadaan tengkurap dan mengapung saat ditemukan.
Mayat pertama kali ditemukan oleh saudara Dedi dan Farhain warga Kelurahan Dara kota bima yang sedang mencari ikan di sekitar perairan teluk bima dekat pulau kambing, Tukas Lettu Husein Selaku Dan Unit Intel Kodim yang turut membantu melaksanakan evakuasi mayat di Pos AL Bima.
Mayat tersebut diketahui bernama M Akbar, umur 21 tahun warga Desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang di nyatakan hilang oleh Keluarganya sekitar 3 hari yang lalu menurut informasi dari pihak keluarga.Tambah Husein
Sekitar pukul 04.00 Wita kedua orang saksi yang sedang melaut di area pantai pulau Kambing tiba tiba melihat sesuatu yang mengapung dari kejauhan, setelah di dekati ternyata sesosok mayat laki laki tampa baju, hanya memakai celana pendek,kemudian segera melaporkan ke saudara Syamsudin selaku RT melalui HP agar melaporkan ke Babinsa dan pihak berwajib. jelas Dedi saat menceritakan kronologisnya.
Selanjutnya sdr. Samsudin menghubungi Babinsa Koptu Syahrul Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae dan melanjutkan laporan tersebut ke Polsek Rasanae Barat.
Sekitar Pukul 05.30 Anggota Polsek Rasanae Barat dan Anggota Basarnas Kota Bima tiba di TKP untuk melaksanakan evakuasi mayat dan pukul 06.30 wita mayat berhasil di evakuasi menuju Pos AL di Kelurahan Dara Kec. Rasanae Barat Kota Bima oleh Tim Basarnas dengan dibantu Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae Kodim 1608/Bima.
“Adapun Motif kejadian,sebab dan akibatnya belum di ketahui, apalagi tidak di temukan bekas luka Sajam atau tanda kekerasan dan saat ini mayat sudah di RSUD Kab. Bima untuk di visum untuk mengetahui penyebab serta dilakukan penyidikan oleh kepolisian”, pungkas Lettu Husein.
Rossa
No comments yet.