Gentra News Bali – Kubutambahan, 7 Januari 2024 – Babinsa Desa Tajun Koramil 1609-02/Kubutambahan, Serda Komang Agus Adi Antara bersama Bhabinkamtibmas Aipda I Made Edi Mahardika , melaksanakan tugas pokok kewilayahan dengan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan tatap muka dengan masyarakat di Banjar Dinas Bayad, Desa Tajun , Kecamatan Kubutambahan , Kabupaten Buleleng.
Kegiatan komsos ini dilaksanakan di kediaman Bapak Gede sumadi salah satu warga Desa Tajun . Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tajun di tengah masyarakat mendapat apresiasi dan kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Tajun ,khususnya Bapak Gede Sumadi.
“Ucapan terima kasih banyak dan rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa , atas kehadiran Babinsa Tajun dan Bhabinkamtibmas telah banyak membantu warga yang kesusahan , dan tidak mampu serta menjaga keamanan dan kenyamanan di Desa Tajun khususnya.” Penyampaian Bapak Gede Sumadi.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Tajun Serda Komang Agus Adi Antara menyampaikan pesan-pesan kepada warga binaan, antara lain,agar selalu waspada , tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri, menjaga kerukunan dan harmonisasi bertetangga, dan tidak lupa Babinsa Tajun mengajak warga agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Tajun , serta ke netralitasan TNI – Polri dalam pesta Demokrasi Pemilu Calon Presiden pada tanggal 14 pebruari 2024 yang tidak akan lama lagi.
” Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengajak untuk seluruh warga Desa Tajun agar bersama sama , siap menjaga pesta Demokrasi dan keamanan Desa Tajun , sehingga pada saat Pilpres pada tanggal 14 pebruari 2024 , di Desa Tajun berjalan dengan lancar, rasa aman, dan kondusif, ” kata Babinsa Serda Komang Agus adi Antara.
Kegiatan komsos dan tatap muka ini merupakan salah satu upaya Babinsa untuk menjalin Sinergi TNI dengan Polri dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan , kenyamanan dan ketertiban di Desa Tajun khususnya, sehingga dapat menjadi contoh untuk desa desa lain umumnya.
rossa
No comments yet.