Gentra News NTT – Komandan Kodim 1629/Sumba Barat Daya, Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., memimpin upacara bendera 17-an di awal tahun 2024 di lapangan upacara Makodim 1629/Sumba Barat Daya. Jalan Ir. Soekarno, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Rabu (17/01/2024).
Kepada seluruh prajurit dan jajarannya, Dandim 1629/SBD menyampaikan amanat Bapak Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. mengatakan, “Jadikan momentum pergantian tahun ini sebagai awal yang baik dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang tanggung jawab masing – masing dengan tulus dan ikhlas.”
Lanjut Panglima TNI, Pada tahun 2024 ini kita mempunyai tantangan untuk mengawal dan menyukseskan pesta demokrasi dalam rangkaian Pilpres, Pilleg dan Pemilukada. TNI memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas nasional sehingga kita harus memastikan agar agenda politik nasional ini dapat berjalan dengan aman dan damai.
Stabilitas keamanan nasional harus tetap terjaga sebelum, selama, dan sesudah rangkaian pesta demokrasi tersebut. Netralitas TNI tetap harus kita junjung tinggi. Optimalkan sinergitas TNI-Polri serta semua komponen bangsa lainnya dalam menjamin kondusivitas dan keamanan negara.
Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas TNI yang telah ditentukan. Jangan terpengaruh pada berbagai isu yang digulirkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga TNI menjadi korban adu domba dan dibenturkan dengan masyarakat maupun pihak-pihak lainnya.
Saya ingin menekankan bahwa segenap prajurit dan PNS TNI harus meneguhkan integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat. Hal itu dapat diimplementasikan melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika, untuk membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara, tegas Panglima TNI.
Oleh karena itu, menjaga disiplin bukan hanya kewajiban internal, tetapi juga investasi jangka panjang dalam hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Mari kita jaga marwah TNI sebagai Tentara Rakyat dengan senantiasa membantu kesulitan rakyat dan menjadi solusi permasalahan rakyat” pesannya.
Di akhir amanatnya Panglima TNI mengatakan dengan semangat, disiplin dan dedikasi yang tinggi yang menjadi jadi diri TNI, marilah bersama-sama mengukir prestasi gemilang untuk bangsa Indonesia. Jadilah prajurit PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif) dengan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI agar TNI senantiasa sebagai benteng pertahanan yang kokoh dan perekat keutuhan bangsa Indonesia.
rossa
No comments yet.