Gentra News NTT – KEFAMENANU. Jumat, 19/01/2024, menjadi saksi pagelaran kegiatan lingkungan yang spektakuler di Kawasan Hutan Laob Tunbes, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU. Dalam upaya mendukung keberlanjutan alam, Dandim 1618/TTU, Letkol ARM Laode Irwan Halim S.I.P.,M.Tr.,(Han), memimpin secara langsung kegiatan penanaman 1000 bibit pohon kayu putih dan jambu mente.
Suasana penuh semangat terasa di udara ketika anggota Kodim 1618/TTU, dibantu oleh sejumlah pihak, turun tangan dalam penghijauan ini. Dandim Irwan Halim, seorang pemimpin dengan visi lingkungan yang kuat, memberikan contoh kepemimpinan yang aktif dan inspiratif, memimpin dengan menyematkan tangan langsung ke tanah.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, antara lain Pasi Ter Dim 1618/TTU, Kapten Inf Nur Marsudi, Pasi Intel Dim 1618/TTU, Kapten Inf Agustinus Ahang, Danramil 1618-02/Miobar, Kapten Inf I Wayan Seputra, Pasi Ops Dim 1618/TTU, Lettu Inf Adolfo Mendonsa. Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari UPTD KPH Kabupaten TTU, dengan Korlita Tengke S. Hut dan Marakdus Lake S. Hut turut serta.
Partisipasi aktif juga datang dari masyarakat setempat, khususnya dari Bapak Matias Ahoinai, Ketua Kelompok Tani Hutan Rimbaun Sejati, dan anggotanya. Kehadiran komunitas ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam wawancara singkat, Dandim 1618/TTU Letkol ARM Laode Irwan Halim S.I.P.,M.Tr.,(Han)., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tanggapan terhadap perintah dari Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjutak, yang menekankan pentingnya reboisasi dan penghijauan di seluruh Kodim Jajaran NTT. Dandim 1618/TTU menyoroti peran penting hutan, bukan hanya sebagai penyimpan air, melainkan juga sebagai pelindung manusia dan habitat bagi beragam satwa.
Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini berharap bahwa penanaman ribuan bibit pohon ini tidak hanya sekadar menjadi sebuah acara seremonial, melainkan langkah konkret untuk mendukung keberlanjutan alam. Kehadiran berbagai jenis pohon, termasuk kayu putih dan jambu mente, diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis yang besar, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Dengan semangat kebersamaan dan perhatian terhadap masa depan lingkungan, kegiatan ini menunjukkan bahwa langkah kecil seperti penanaman bibit pohon dapat membawa perubahan besar. Masyarakat pun diharapkan dapat terus mendukung dan terlibat aktif dalam upaya pelestarian alam demi keberlanjutan bumi yang kita tinggali.
(PENDIM 1618/TTU).
No comments yet.