Gentra News NTT – Belu, Sertu Roki Alfasanah Danpos Asumanu Kipam I, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY, menerjunkan prajurit tercakapnya yang berpangkat Kopral Dua Syahrul untuk melaksanakan kegiatan mengajar di SDN Fatuloro yang berada di Perbatasan RI-RDTL tepatnya di Desa. Asumanu, Kec. Raihat yang ada di Perbatasan RI-RDTL. Selasa (23/1/2024)
Siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) memiliki posisi strategis dalam membentuk dasar-dasar mental dan perilaku generasi muda bangsa. Usia seperti ini tentunya sangat penting diberikan bekal wawasan kebangsaan yang memadai untuk mewarnai perjalanannya meraih cita-cita dimasa yang akan datang. Dengan alasan tersebut, siswa SD juga perlu diberi materi tentang wawasan kebangsaan, guna tumbuhkan rasa bela negara, dan rasa cinta Tanah Air.
“Pemberian pengetahuan wawasan kebangsaan kepada Murid SD materinya kami sesuaikan dengan levelnya/kemampuan daya pikir anak setingkatnya. Yaitu, dengan pola mengajak kembali untuk mengingat nama para pahlawan nasional serta perjuangannya, menyanyikan lagu-lagu nasional, tanamkan nilai-nilai saling menghormati, kesetiakawanan, dan sopan santun serta memotivasi meningkatkan minat belajar sebagai bagian dari perjuangan adik-adik siswa-siswi sekolah dasar untuk meraih cita-citanya,” kata Kopda Syahrul Ramadan yang akrab disapa Bram oleh rekan-rekannya.
Dengan penyampaian materi kebangsaan, diharapkan tumbuh rasa bela negara, rasa cinta Tanah Air pada para murid. Nantinya, mereka dapat menjadi generasi yang berkompeten dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya berpesan kepada siswa-siswi agar selalu rajin belajar, berlaku sopan kepada orang tua, guru dan kepada siapapun juga serta laksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat antara lain rajin beribadah, belajar sore dan membantu orang tua. Tutur Sertu Roki Alfasanah (Danpos Asumanu).
Rossa
No comments yet.