Gentra News NTT – Dandim 1629/SBD Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., dan Ketua Persit KCK Cab XLV Dim 1629/SBD Ny. Sabdya Ristutin Budiarti, SE., diikuti Seluruh anggota Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana cabang XLV Kodim 1629/SBD mengikuti sosialisasi netralitas TNI-AD pada Pemilu 2024 Secara Vidio Conference yang digelar di Aula Makodim, Jum’at (26/01/2024).
Kegiatan sosialisasi Netralitas TNI yang digelar oleh Kodam IX/Udayana kepada satuan-satuan jajarannya tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh peserta sosialisasi tentang Netralitas TNI-AD khususnya Persit Kartika Chandra Kirana dalam pelaksanaan rangkaian Pemilu tahun 2024.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Persit Daerah Kodam IX/Udayana Ibu Tika Harfendi menyampaikan bahwa sosialisasi terhadap Persit ini digelar terkait larangan, hak dan kewajiban serta aturan yang harus dipedomani. Sosialisasi ini sangat penting, oleh karena itu saya berharap kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik.
Menurut Ibu Tika Harfendi, di lingkungan kita sendiri harus tetap netral. Persit dapat menggunakan hak pilih secara bijak sesuai dengan hati nurani, namun kita tidak berhak untuk mempengaruhi keluarga, saudara maupun masyarakat untuk mendukung pilihan kita. Ucapannya.
Seusai kegiatan tersebut, Dandim 1629/SBD Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., menambahkan Sebagai istri prajurit hendaknya turut berperan dalam menjaga integritas, kredibilitas dan bertanggung jawab secara moral untuk mendukung netralitas TNI, imbuhnya.
Untuk itu ia menekankan, anggota Persit dilarang terlibat aktif dalam kampanye, baik secara langsung maupun tidak langsung, dilarang menghadiri kegiatan yang bersifat untuk penggalangan suara, juga dilarang memberikan fasilitas apapun kepada pihak-pihak yang sedang melaksanakan kampanye.
Selain itu, kata Dandim, Persit juga harus bersikap bijaksana dalam beretika menggunakan medsos dengan menghindari pembahasan mengenai politik, serta tidak berkomentar, menanggapi atau mengunggah apa pun terkait Pemilu 2024.
Pihaknya berpesan supaya jangan ada yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. tegasnya
rossa
No comments yet.