Sumbawa Barat, NTB – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumbawa Barat menyebabkan banjir di Dusun Jereweh RT 01, Desa Benete, Kecamatan Maluk, Rabu (21/01/2026) dini hari.
Banjir terjadi sekitar pukul 02.30 WITA akibat curah hujan lebat sejak Selasa sore, 20 Januari 2026, yang menyebabkan debit air drainase meningkat dan meluap ke permukiman warga. Kondisi ini diperparah dengan saluran drainase yang tertutup dan tidak berfungsi optimal.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 15 unit rumah warga, 20 kamar kos, serta 1 unit rumah kontrakan terendam banjir. Total warga terdampak tercatat sebanyak 17 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di Desa Benete.
Ketinggian air mencapai sekitar 60 hingga 70 sentimeter dari halaman rumah warga.
Selain rumah penduduk, satu unit fasilitas umum berupa Taman Baca juga terdampak banjir.
Aktivitas masyarakat sempat terganggu, namun dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Sebagai langkah penanganan, aparat desa bersama masyarakat setempat segera melakukan pemantauan serta pembersihan saluran air guna memperlancar aliran.
Warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Selain itu, koordinasi terus dilakukan dengan pihak kecamatan dan instansi terkait, serta membantu warga membersihkan rumah pascabanjir.
Hingga laporan ini disusun, kondisi air di wilayah terdampak telah berangsur surut dan situasi secara umum terpantau aman serta kondusif.
Sebagai bentuk kepedulian, warga terdampak banjir telah menerima bantuan logistik dari Basarnas berupa 20 dus air minum, 15 dus mi instan, serta bantuan minyak goreng dan pampers untuk kebutuhan sehari-hari.
(Pendim 1628/KSB).
No comments yet.