BULELENG – Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali nyata terlihat di tengah hamparan hijau Subak Musi, Dusun Madan, Desa Musi. Pada Kamis pagi (22/1/2026), di bawah terik matahari yang mulai menyengat, Babinsa Desa Musi melaksanakan aksi nyata dalam mendukung Ketahanan Pangan (Hanpangan) nasional dengan mendampingi petani setempat melakukan proses pencabutan bibit padi atau yang akrab disebut warga lokal dengan istilah “Nyabut Bulih”.
Tepat pukul 09.00 WITA, personel Babinsa Desa Musi sudah berada di lokasi lahan milik Bapak Made Pasek (65). Tanpa ragu, dengan seragam yang tergulung, sang Bintara Pembina Desa ini turun langsung ke dalam lumpur sawah seluas 50 are tersebut.
Kegiatan ini bukan sekadar pendampingan formalitas. Babinsa bersama pemilik lahan dan 9 orang warga masyarakat bahu-membahu mencabut bibit padi varietas Ciherang yang telah siap tanam. Varietas ini dipilih karena ketahanannya terhadap hama dan kualitas produktivitasnya yang tinggi, yang diharapkan mampu mendongkrak hasil panen di wilayah Dusun Madan.
Kegiatan pemantauan dan pendampingan ini merupakan bagian dari program strategis TNI AD untuk memastikan ketersediaan pangan di tingkat desa tetap stabil.
“Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kami memberikan motivasi tersendiri. Kami merasa diperhatikan, dan pekerjaan yang berat jadi terasa lebih ringan karena dikerjakan bersama-sama,” ujar Made Pasek di sela-sela aktivitasnya.
Meskipun sudah memasuki usia senja, Made Pasek tetap semangat menggarap lahan sawahnya demi menghidupi keluarga dan menjaga keberlangsungan sektor pertanian di Desa Musi. Kehadiran Babinsa dan gotong royong warga menjadi potret harmoni sosial yang masih sangat kental di desa ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara TNI, petani, dan masyarakat terus terjaga. Pendampingan secara berkelanjutan dari tahap penyemaian, penanaman, hingga masa panen nantinya diharapkan dapat meminimalisir kendala yang dihadapi petani di lapangan, sehingga target swasembada pangan di wilayah tersebut dapat tercapai dengan maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, ditutup dengan diskusi santai antara Babinsa dan para petani mengenai kendala pengairan dan ketersediaan pupuk di wilayah Subak Musi.
No comments yet.