Welak, Manggarai Barat– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai Barat dalam beberapa hari terakhir menyisakan duka bagi warga Desa Rehak. Fenomena tanah amblas dan bergeser mengancam pemukiman, membuat pondasi rumah warga kini menggantung tanpa penopang.
Merespons situasi darurat tersebut, Babinsa Desa Rehak dari Koramil 1630-02/Lembor, Pratu Timotius Candra Wijaya Noto, bergerak cepat melakukan aksi door-to-door pada Selasa (21/01/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mendata kerusakan di RT 002 RW 001, Dusun Rehak, Kecamatan Welak.
Bencana tanah bergeser ini dipicu oleh kontur tanah yang labil dan kemiringan lereng yang cukup ekstrem. Akibat pergerakan tanah tersebut, sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan struktur yang cukup mengkhawatirkan. Pondasi yang seharusnya tertanam kuat, kini terlihat menggantung, menciptakan risiko besar jika hujan kembali turun dengan deras.
Dalam kunjungannya, Babinsa tidak hanya mendata, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga mengenai tanda-tanda awal pergerakan tanah susulan agar mereka dapat melakukan evakuasi mandiri secara cepat.
Aksi sigap Pratu Timotius menjadi bukti nyata dari semboyan TNI: Bersama Rakyat, TNI Kuat. Semangat pengabdian tanpa batas ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis warga dan mempercepat koordinasi dengan instansi terkait untuk langkah penanganan selanjutnya.
No comments yet.