BULELENG – Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terpancar nyata di pesisir utara Bali. Pada Minggu pagi (25/01/2026), puluhan warga Dusun Tegal Lantang, Desa Pengulon, bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat bahu-membahu melaksanakan aksi gotong royong di sepanjang Jalan Pantai Karang Rata, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA ini memfokuskan pada perapian bahu jalan menggunakan tanah urug. Langkah ini diambil sebagai solusi atas sempitnya akses jalan menuju kawasan pantai yang selama ini menyulitkan kendaraan roda empat saat berpapasan.
Kehadiran Babinsa Desa Pengulon, Sertu Hasan Bisri, di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar formalitas. Dengan mengenakan seragam kebanggaannya, ia tampak sigap memegang sekop dan ikut serta mengarahkan penimbunan tanah di titik-titik jalan yang kritis.
Menurut Sertu Hasan Bisri, kegiatan ini merupakan inisiatif warga yang didorong oleh kebutuhan mendesak akan akses transportasi yang lebih memadai.
“Jalan Pantai Karang Rata ini merupakan akses vital bagi warga dan wisatawan. Selama ini, kalau ada dua mobil berpapasan, salah satu harus mengalah jauh ke belakang karena bahu jalan yang tidak rata dan sempit. Hari ini kita rapikan dengan tanah urug agar lebih lebar dan fungsional,” ujar Sertu Hasan Bisri di sela-sela kegiatan.
Masyarakat Dusun Tegal Lantang menyambut positif kehadiran Babinsa. Suasana guyub terlihat jelas saat warga lintas usia bekerja sama memindahkan material tanah. Gotong royong ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga yang mungkin sibuk dengan pekerjaan di hari kerja.
Perapian pinggir jalan ini diharapkan dapat:
– Meningkatkan Keselamatan: Mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan yang terperosok di bahu jalan.
– Kelancaran Arus Lalu Lintas: Memungkinkan kendaraan roda empat berpapasan dengan aman tanpa hambatan berarti.
– Dampak Ekonomi: Mempermudah akses distribusi hasil laut atau kunjungan wisatawan ke area pantai, yang secara tidak langsung meningkatkan potensi ekonomi desa
Secara terpisah, Danramil Gerokgak menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembinaan teritorial (Binter) seperti ini adalah instruksi langsung untuk selalu hadir menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat.
Kegiatan berakhir menjelang siang hari dengan hasil yang signifikan. Area bahu jalan yang sebelumnya curam dan sempit kini telah tertutup tanah urug yang padat, memberikan ruang ekstra bagi pengguna jalan.
Aksi gotong royong ini menjadi bukti bahwa dengan modal kebersamaan dan semangat “Ngiring Membangun Desa”, kendala infrastruktur dapat diatasi secara swadaya dan kekeluargaan.
No comments yet.