JEMBRANA – Sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi bencana banjir tahunan, Babinsa Kelurahan Sangkar Agung, Sertu Yumatrius Koloman, bersama Bhabinkamtibmas Aipda I Putu Siswa Negara, menghadiri rapat koordinasi rencana normalisasi Sungai Samblong yang berlangsung di Balai Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkar Agung, Sabtu (24/01/2026).
Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap kondisi Sungai Samblong yang mulai mengalami pendangkalan serius.
Penumpukan lumpur serta material sampah kiriman dari hulu dinilai menjadi penyebab utama berkurangnya kapasitas tampung sungai, yang sering kali mengakibatkan luapan air ke pemukiman warga, terutama saat terjadi pasang air laut.
Tujuan Strategis Normalisasi
Rencana normalisasi ini bertujuan untuk:
• Menata kembali aliran sungai agar lebih rapi dan bersih dari material tanah timbul.
• Mengeruk sedimentasi lumpur dan sampah yang menghambat arus air.
• Mitigasi bencana dengan mengurangi risiko banjir yang rutin melanda pemukiman warga setiap tahunnya.
•
Lurah Sangkar Agung, I Ketut Sudina, S.I.P., dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak agar proses penataan sungai ini dapat berjalan efektif.
Senada dengan hal tersebut, Babinsa Sertu Yumatrius Koloman menyatakan bahwa TNI akan selalu siap mendukung program lingkungan yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Dukungan Masyarakat
Musyawarah ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya Ketua LPM, Ketua Sabha Desa Adat, Ketua BML, Kaling Samblong, hingga Danton Linmas. Sebanyak 47 orang warga setempat turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut demi kenyamanan dan keamanan lingkungan mereka.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman, mencerminkan sinergitas yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat Jembrana.
No comments yet.