NTT—ALOR—, Pengecekan dan pemantauan perumahan pengungsi Timor Leste dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 16.20 WITA, bertempat di rumah Ibu Umi Wahida, warga pengungsian Timor Leste yang berdomisili di Kelurahan Moru, Kecamatan Abad, Kabupaten Alor. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas viralnya kondisi rumah Ibu Umi di media sosial.
Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan Korem 161/Wira Sakti memerintahkan Komandan Kodim 1622/Alor untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Dari hasil pengeison tersebut, diputuskan bahwa rumah pengungsian berupa satu kopel dengan total enam pintu akan direhabilitasi secara menyeluruh agar menjadi bangunan layak huni, dari sebelumnya tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Dalam kegiatan pengecekan tersebut turut hadir Komandan Kodim 1622/Alor, Kepala BRI Kabupaten Alor, Danposramil Abad, Danposramil Abad Selatan, anggota Kodim 1622/Alor, tokoh masyarakat, warga pengungsian Timor Leste, serta pemuda-pemudi Kelurahan Moru. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi dan kepedulian terhadap kondisi warga pengungsian.
Komandan Kodim 1622/Alor menyampaikan bahwa seluruh rumah satu kopel yang dihuni oleh enam kepala keluarga akan direhabilitasi secara keseluruhan. Sementara itu, perwakilan keluarga, yakni anak mantu Ibu Umi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Komandan Kodim dan Kepala BRI Kabupaten Alor. Ia mengungkapkan bahwa sejak tahun 1999 tinggal di Moru, belum pernah ada pembangunan rumah, dan kedatangan pimpinan TNI tersebut dirasakan seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Pada akhir kegiatan, Komandan Kodim 1622/Alor menyerahkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok kepada keluarga Ibu Umi. Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan, pemantauan, serta penyerahan bantuan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
(Pendim1622/Alor)
No comments yet.