Bima, 29 Januari 2026 – Babinsa Desa Oi Maci, Serma Amran bersama unsur terkait berhasil menjaga situasi aman dan kondusif saat berlangsungnya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat dan Pemuda Desa Oi Maci. Aksi tersebut digelar pada Kamis pagi, 29 Januari 2026, depan Kantor Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.
Sekitar 20 orang masa aksi yang dipimpin oleh koordinator lapangan Rajul Munawir S.Pd menuntut transparansi penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2025 yang dinilai kurang terbuka. Adapun tuntutan masa aksi antara lain adalah transparansi Anggaran APBD, Dana Desa khususnya pembangunan gapura, aula kantor desa, serta transparansi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Babinsa Serma Amran bertugas sebagai pengawal dan penjaga keamanan, memastikan jalannya aksi tetap tertib dan damai. Dalam kapasitasnya, Babinsa terus berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur keamanan di lokasi untuk menciptakan suasana yang kondusif serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kepala Desa Oi Maci, Muhdar, memberikan tanggapan terbuka berkaitan dengan pertanyaan dan tuntutan masa aksi, antara lain menyampaikan alasan keterlambatan pembangunan gapura karena kendala teknis, serta kesiapan pemdes untuk segera merealisasikan pembangunan aula kantor desa setelah pengembalian dana Bumdes yang dipinjam anggota.
Namun, koorlap masa aksi tetap mengecam tanggapan pemerintah desa yang dianggap tidak menepati janji dan berencana memberi waktu selama 2×24 jam untuk penyelesaian tuntutan. Hingga akhirnya kantor desa disegel dua kali dengan menggunakan papan dan seng sebagai bentuk protes.
Sekretaris Desa Oi Maci, Akbar, memastikan pemdes bertanggung jawab dan bersedia mengembalikan dana Bumdes yang digunakan secara pribadi maupun dipinjamkan. Meskipun upaya negosiasi dalam penyusunan surat pernyataan penyelesaian menemui kendala, Babinsa tetap menjaga situasi agar tidak berkembang menjadi kericuhan.
Setelah beberapa jam, masa aksi membubarkan diri dengan tertib dan aman berkat pengawasan dan pendekatan persuasif Babinsa bersama aparat terkait.
“Kehadiran Babinsa sangat penting sebagai perekat dan penyejuk dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah desa. Kami memastikan aspirasi masyarakat tetap tersalurkan dengan tertib serta mendukung penyelesaian secara damai,” ujar Serma Amran.
Program pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa Kodim 1608/Bima memang berperan strategis dalam mencegah konflik sosial dan menjaga kondusifitas di tingkat desa.
No comments yet.