Nagekeo – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan kapasitas prajurit di bidang peternakan, Kompi Peternakan Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo melaksanakan kegiatan Pembentukan Kelompok Tani (Poktan) Ternak dan Penyuluhan Peternakan, bertempat di Kandang Unggas Ki Ternak, Tonggurambang, Kabupaten Nagekeo, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut diikuti oleh 27 orang peserta dan dipimpin langsung oleh Ws. Komandan Kompi Peternakan, Letda Inf Frumensius Bertus Maju.
Adapun rangkaian kegiatan meliputi pembentukan kelompok peternakan dengan nama “Lalong Farm” yang dilaksanakan bersama penyuluh peternakan Ludgardis Teang Guru, penyuluhan tentang kesehatan dan perawatan ternak guna meningkatkan pengetahuan prajurit, serta sesi diskusi dan berbagi pengalaman terkait berbagai kendala yang sering dihadapi, khususnya dalam penanganan kesehatan hewan ternak.
Penyuluhan kesehatan ternak disampaikan oleh Drh. Fransiskus X. P. G. Bethana, selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, yang juga dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan serta pencegahan penyakit pada ternak ruminansia dan unggas. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Maria Veronika Wea Laki, S.Pt. selaku penyuluh pertanian.
Dalam keterangannya, Ws. Danki Peternakan Letda Inf Frumensius Bertus Maju menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun sistem peternakan yang terorganisir dan berkelanjutan di lingkungan satuan.
> “Pembentukan Poktan ternak ini menjadi wadah bagi prajurit Kompi Peternakan untuk belajar, berbagi pengalaman, serta meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan pakan dan kesehatan hewan ternak. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas ternak sekaligus mendukung program ketahanan pangan TNI AD di wilayah Nagekeo,” ujar Letda Frumensius.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dengan instansi terkait, khususnya Dinas Peternakan dan para penyuluh, sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan peternakan yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan prajurit serta masyarakat sekitar.
Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang mengikuti setiap materi dan praktik pemeriksaan kesehatan ternak.
(Pen Yonif TP 834/WM).
No comments yet.