*SERIRIT, (17/05/2026)* — Pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus menunjukkan progres yang positif dan berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan fisik difokuskan pada penguatan pondasi dan persiapan struktur utama jembatan. Beberapa item pekerjaan telah mencapai progres maksimal, di antaranya pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran yang telah selesai 100 persen, serta pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak tepi dekat dan tepi jauh yang juga telah rampung sepenuhnya. Selain itu, proses pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat mencapai 91 persen, sedangkan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh mencapai 88 persen. Untuk pekerjaan pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul di kedua sisi tepi masing-masing telah mencapai progres 38 persen.
Di sisi lain, pekerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah terus dilaksanakan secara bertahap dan saat ini telah mencapai 53 persen. Sementara itu, pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul mencapai 44 persen. Kegiatan dropping dan pelangsiran material juga terus dilakukan guna mendukung kelancaran pembangunan, baik pada tepi dekat maupun tepi jauh. Material yang telah didistribusikan antara lain pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, serta besi untuk kebutuhan konstruksi di lapangan.
Secara teknis, pembangunan jembatan memiliki panjang bentangan sungai sekitar 50 meter dengan panjang total bentangan jembatan mencapai 60 meter. Titik prisma gugur pada tepi dekat berada di koordinat 8,2209 LS dan 114,9324 BT, sedangkan titik prisma gugur tepi jauh berada di koordinat 8,2213 LS dan 114,9328 BT. Adapun rencana pekerjaan berikutnya akan difokuskan pada pemasangan kropak blok angkur serta pemasangan kropak tiang pylon sebagai bagian dari tahapan penguatan struktur utama jembatan.
Hingga saat ini, progres keseluruhan pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai 43 persen. Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 15 orang serta 1 personel Zibang, sementara keterlibatan Tim VRI dan masyarakat untuk sementara masih nihil. Secara umum situasi dan kondisi di lokasi kegiatan terpantau aman, tertib, dan terkendali sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai target yang telah ditentukan.
No comments yet.