KUYAWAGE, LANNY JAYA — Membawa misi kedamaian dan pengabdian tanpa batas di ujung timur Indonesia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha (Yonif 742/SWY) Pos TK Kuyawage melaksanakan kegiatan patroli simpatik yang dirangkaikan dengan ibadah Minggu bersama masyarakat. Kegiatan penuh kehangatan ini berlangsung di Gereja Karupura, Kampung Luaren, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, pada Minggu (21/6/2026).
Dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka Tri Ubhayahita, S.Tr.(Han)., sebanyak 14 personel Satgas tidak sekadar hadir untuk mengamankan wilayah, tetapi juga membaur dan melebur dalam persaudaraan bersama sekitar 87 jemaat yang terdiri dari lansia, pemuda, hingga anak-anak balita.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Tengah Damainya Ibadah
Patroli yang bergerak dari Pos TK Kuyawage pada pagi hari tersebut disambut hangat oleh Gembala Gereja Karupura, Bapa Owanus Telenggen. Usai pelaksanaan ibadah yang dipimpin oleh Bapa Murton Tabuni, Danpos TK Kuyawage diberikan kesempatan istimewa untuk menyapa langsung seluruh jemaat.
Lettu Inf Arya Sayaka menyampaikan pesan damai yang menegaskan bahwa kehadiran TNI di Distrik Kuyawage adalah untuk melindungi dan mengayomi. Kedatangan kami di sini bukan untuk sekadar singgah, tetapi untuk membantu membangun, memberikan rasa aman, serta menghadirkan kenyamanan bagi seluruh warga. Kami memohon agar masyarakat tidak perlu ragu atau takut saat bertemu kami di jalan maupun di Pos. Pintu kami selalu terbuka lebar, termasuk jika ada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, ujar Lettu Inf Arya di hadapan para jemaat.
Sebagai wujud nyata dukungan terhadap kegiatan positif pemuda setempat, Lettu Inf Arya juga menyerahkan bantuan sarana olahraga secara simbolis berupa satu buah bola voli dan net kepada Bapa Owanus Telenggen.
Bantuan dan kehadiran prajurit TNI ini direspons dengan penuh rasa syukur oleh pihak gereja. Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI yang turut beribadah bersama kami, serta bantuan alat olahraga yang diberikan. Jemaat di sini akan selalu mendukung kegiatan TNI demi kebaikan masyarakat, ungkap Bapa Owanus Telenggen.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh jajaran Pos TK Kuyawage merupakan cerminan sejati dari jati diri prajurit. Tugas luhur kami di tanah Papua tidak hanya menjaga kedaulatan negara dari ancaman fisik, melainkan juga memenangkan hati dan pikiran rakyat. Apa yang dilakukan oleh Danpos TK Kuyawage dan jajarannya adalah bukti nyata bahwa TNI hadir sebagai solusi, pelindung, dan keluarga bagi masyarakat Papua.
Pendekatan humanis melalui ibadah, olahraga bersama, dan layanan kesehatan gratis ini adalah kunci untuk menciptakan Papua yang damai, aman, dan sejahtera, tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli, ibadah bersama, hingga bakti sosial kesehatan tersebut selesai dengan aman dan lancar. Melalui langkah heroik namun penuh kelembutan ini, Satgas Yonif 742/SWY berharap kehadiran TNI dapat terus mengikis segala bentuk kekhawatiran dan menumbuhkan rasa simpati serta cinta kasih di tengah masyarakat pedalaman Papua.













