NTT – Sumba Timur.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1601/Sumba Timur, Mayor Inf Sambudi menghadiri prosesi pernikahan anggota Kodim 1601/Sumba Timur, Pratu Hendrik Hapu Hamapenda dengan Sdri. Reyneldis Serly Toasa yang dirangkaikan dengan pelaksanaan tradisi Sangkur Pora. Kegiatan berlangsung di Mboka, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (26/6/2026).
Tradisi Sangkur Pora merupakan salah satu tradisi kehormatan di lingkungan TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit, khususnya tamtama dan bintara, yang memasuki jenjang kehidupan berumah tangga. Tradisi ini juga menjadi simbol doa dan harapan agar keluarga yang dibangun senantiasa harmonis serta mampu mendukung pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.
Dalam pelaksanaannya, pasukan Sangkur Pora terdiri atas sembilan orang prajurit lengkap dengan atributnya. Prosesi dipimpin oleh Pratu Yosafat Umbu Putra dengan Serda (K) Syambrotul Fuada bertindak sebagai koordinator. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna, mencerminkan semangat disiplin serta kebersamaan yang menjadi ciri khas prajurit TNI AD.
Pada kesempatan tersebut, Kasdim 1601/Sumba Timur Mayor Inf Sambudi bersama istri turut menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada kedua mempelai. Sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada keluarga prajurit, Kasdim juga menyerahkan pakaian seragam Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) kepada mempelai wanita sebagai simbol bergabungnya dalam keluarga besar Persit KCK
(Pendim 1601 ST)
No comments yet.