Beranda / Uncategorized / Bukan Sekadar Membangun, TNI AD Hadir Bersama Rakyat Ende melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat

Bukan Sekadar Membangun, TNI AD Hadir Bersama Rakyat Ende melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat

Ende – Ketika pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, kehadiran di tengah rakyat menjadi bagian penting dari sebuah pengabdian. Semangat itulah yang dibawa melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Ende. Untuk memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata, Tim Peninjauan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat turun langsung melihat kondisi wilayah dan berdialog dengan masyarakat.

Ketua Tim Mayjen TNI Muchidin bersama rombongan tiba di Kabupaten Ende pada Jumat (28/8/2026). Kedatangan tersebut menjadi langkah awal untuk melihat secara langsung sejumlah lokasi yang dipersiapkan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Kodim 1602/Ende.

Rombongan tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, pada pukul 13.30 WITA dengan menggunakan pesawat Wings Air nomor penerbangan IW-1831.

Kedatangan Ketua Tim bersama rombongan disambut langsung oleh Dandim 1602/Ende Letkol Inf Nugroho Susanto, S.I.P., Danyon TP 929/MMM Mayor Inf Andi Baso Pabeangi, S.S.T. Han, Danramil 1602-01/Ende Kapten Inf Suryanto Rae, Dan Unit Intel Kodim 1602/Ende Letda Inf Abdul Gafur, serta personel Protokol Kodim 1602/Ende.

Tim yang dipimpin Mayjen TNI Muchidin terdiri atas Letkol Inf Hudallah, S.H., Kapten CZI Imandwito Nur Wicaksono, Kapten CBA Marthen Malo Nono, Kapten CZI Sulawan, Letda CZI Muhammad Syachreza, S.Si., Sertu Agus Saepul, dan Sertu Mikael Yeremia Andreas.

Setelah penyambutan di bandara, rombongan kemudian menuju RM Bangkalan, Jalan Kelimutu, Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, untuk melaksanakan makan siang. Usai makan siang, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Ngaluroga, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Di Desa Ngaluroga, tim tidak sekadar melihat lokasi dari kejauhan. Peninjauan dilakukan secara langsung untuk mendapatkan gambaran faktual mengenai kondisi wilayah dan sasaran yang akan menjadi bagian dari Program Bakti TNI AD untuk Rakyat. Setiap kondisi lapangan menjadi bahan penting untuk memastikan kegiatan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Langkah tersebut menjadi penting karena sebuah program pembangunan akan memiliki nilai yang lebih besar ketika dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, tim dapat melihat berbagai kondisi yang mungkin tidak sepenuhnya tergambarkan hanya melalui laporan administrasi.

Dari Desa Ngaluroga, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kampung Watuketi, Desa Nila, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, sambil melaksanakan peninjauan terhadap sasaran program.

Setibanya di Kampung Watuketi, suasana peninjauan semakin bermakna ketika rombongan bertatap muka langsung dengan masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi untuk mendengarkan kondisi, kebutuhan, dan aspirasi warga sekaligus membangun kesamaan pemahaman mengenai rencana pelaksanaan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat.

Bagi masyarakat, kehadiran tim di tengah mereka bukan hanya sebuah kunjungan. Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian bahwa pembangunan yang direncanakan benar-benar melihat masyarakat sebagai bagian utama dari prosesnya.

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat diharapkan mampu menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI AD dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, TNI AD terus mengambil bagian dalam membantu masyarakat serta mendukung pemerintah dalam mempercepat pembangunan di daerah.

Bagi Kodim 1602/Ende, kepercayaan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, proses peninjauan dilakukan dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, sehingga pelaksanaan program nantinya dapat lebih terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, semangat Bakti TNI AD untuk Rakyat diharapkan mampu menumbuhkan kembali kekuatan gotong royong. Sebab, ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, setiap persoalan akan lebih mudah dihadapi dan setiap pembangunan memiliki nilai kebersamaan yang lebih kuat.

Setelah melaksanakan peninjauan dan tatap muka bersama masyarakat di Kampung Watuketi, Ketua Tim bersama rombongan selanjutnya beristirahat malam di lokasi tersebut.

Rangkaian peninjauan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat akan dilanjutkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan titik awal keberangkatan dari Kampung Watuketi, Desa Nila, menuju Desa Leke, untuk melanjutkan peninjauan terhadap sasaran berikutnya.

Kehadiran Tim Peninjauan di wilayah Kabupaten Ende diharapkan menjadi awal dari sebuah karya yang memberikan manfaat nyata. Bukan hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun harapan, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan rasa bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Karena pada akhirnya, pembangunan bukan hanya tentang apa yang dibangun, tetapi tentang siapa yang merasakan manfaatnya. Dan melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, pengabdian itu hadir dari hati, bekerja bersama rakyat, dan kembali untuk rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *