Buleleng, Sukasada– Babinsa Desa Pegayaman Koramil 1609-05/Sukasada, Serka Satriyo, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pegayaman melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan ritual Tolak Bala yang berlangsung di wilayah Dusun Kubu Tembare, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 13.35 Wita tersebut dipusatkan di Jembatan 3 Proyek Pembangunan Jalan Shortcut Dusun Kubu Tembare. Ritual dipimpin oleh Guru Penghulu Imam Desa Pegayaman dan diikuti oleh unsur pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pelaksana proyek serta warga masyarakat setempat.
Turut hadir Danramil 1609-05/Sukasada Kapten Inf I Nyoman Arya Kepakisan, Kanit Intelkam Polsek Sukasada, Kasatpol PP Kecamatan Sukasada beserta anggota, Perbekel Desa Pegayaman beserta staf, para guru, penglingsir dan tokoh masyarakat Desa Pegayaman, perwakilan PT Sinar Bali dan Waskita, serta masyarakat Dusun Kubu Tembare.
Dalam kegiatan tersebut, Bapak Suharto menyampaikan bahwa pelaksanaan ritual Tolak Bala dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa menyusul adanya kejadian kesurupan yang dialami sejumlah anak yang dikaitkan masyarakat dengan aktivitas pembangunan proyek.
Pemerintah Desa Pegayaman kemudian berkoordinasi dengan Guru Penghulu Imam Desa Pegayaman terkait pelaksanaan ritual secara adat dan keagamaan. Setelah memperoleh persetujuan serta penentuan hari yang dianggap baik, kegiatan Tolak Bala dilaksanakan bersama masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama Tolak Bala yang dipimpin oleh Guru Penghulu Imam Desa Pegayaman. Selanjutnya, Guru Penghulu bersama warga berjalan kaki menuju sejumlah titik untuk melaksanakan adzan secara bersama-sama di empat lokasi, dengan titik kumpul di Pesantren/Musholla Misbahul Busthan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Pesantren/Musholla Misbahul Busthan dengan pengajian dan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin langsung oleh Guru Penghulu Imam Desa Pegayaman. Setelah seluruh rangkaian kegiatan keagamaan selesai, acara ditutup dengan ramah-tamah bersama.
Babinsa Desa Pegayaman Serka Satriyo mengatakan bahwa kehadiran Babinsa bersama unsur terkait merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan masyarakat berlangsung.
Ritual Tolak Bala tersebut pada intinya merupakan ikhtiar dan doa bersama masyarakat untuk memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar masyarakat Dusun Kubu Tembare khususnya dan Desa Pegayaman pada umumnya senantiasa diberikan keselamatan serta terhindar dari berbagai bahaya, penyakit, bencana alam maupun hal-hal yang dianggap dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
No comments yet.