Beranda / Uncategorized / Wujud Kepedulian di Perbatasan, Yonarhanud 14/PWY Dukung Penanganan Stunting di Desa Fohoeka

Wujud Kepedulian di Perbatasan, Yonarhanud 14/PWY Dukung Penanganan Stunting di Desa Fohoeka

Fohoeka, NTT — Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Pos Laktutus Letda Arh Ainal Macap bersama empat personel, yakni Sertu Yuanhari Atambua, Sertu Panji, Kopda Sujana, dan Pratu Andre. Pelayanan kesehatan dilakukan dengan menyasar masyarakat Desa Fohoeka, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian terhadap kondisi kesehatan dan tumbuh kembang. Selain pemeriksaan kesehatan sederhana, personel Satgas juga membagikan telur sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan asupan gizi masyarakat dalam rangka menanggulangi stunting.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengecekan tekanan darah warga yang mengikuti pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara langsung. Personel Satgas juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak melalui interaksi langsung dan pembagian telur sebagai tambahan asupan pangan bergizi. Kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan serta membangun kepedulian bersama terhadap pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak di wilayah perbatasan. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana, hangat, dan penuh kebersamaan antara personel Satgas dengan masyarakat Desa Fohoeka.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari kepedulian Satgas terhadap kondisi masyarakat di wilayah penugasan. “Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan manfaat secara langsung kepada warga,” ujar Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak merupakan hal penting yang perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan. Ia menegaskan bahwa Satgas akan terus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan.

Lebih lanjut, Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan upaya Satgas dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat perbatasan. Ia berharap kegiatan sederhana seperti pemeriksaan kesehatan dan pemberian telur dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta memenuhi kebutuhan gizi anak. Kegiatan di Desa Fohoeka juga menjadi bagian dari upaya Satgas Yonarhanud 14/PWY untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Seluruh rangkaian pelayanan kesehatan berjalan dengan tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Fohoeka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *