Bima – Kodim 1608/Bima menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2027 dilaksanakan secara gratis tanpa pungutan biaya, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Penegasan ini disampaikan seiring pelaksanaan pemeriksaan kelengkapan administrasi calon prajurit di Aula Makodim 1608/Bima, Senin (19/10/2026).
Pemeriksaan administrasi tersebut merupakan tahapan awal untuk memastikan setiap calon prajurit memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Proses pemeriksaan meliputi kelengkapan dan kesesuaian dokumen sebagai bagian penting dalam mendukung kelancaran tahapan seleksi berikutnya.
Pasi Pers Kodim 1608/Bima, Lettu Inf Sumardadi, menjelaskan bahwa setiap calon prajurit harus mempersiapkan berkas secara teliti sesuai persyaratan resmi. Ia juga mengimbau para calon agar aktif berkoordinasi dengan petugas apabila terdapat dokumen atau persyaratan yang belum dipahami, sehingga tidak mengalami kendala saat mengikuti proses seleksi.
Dandim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menegaskan bahwa pendaftaran dan proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya apa pun. “Saya tegaskan kepada seluruh calon prajurit dan keluarga bahwa pendaftaran TNI AD gratis, tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun. Jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan. Ikuti seluruh tahapan sesuai prosedur resmi, junjung tinggi kejujuran, dan laporkan apabila menemukan indikasi pungutan liar,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1608/Bima berharap para calon prajurit dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan tertib, percaya diri, serta mempersiapkan kesehatan, kemampuan fisik, dan mental secara optimal. Kodim 1608/Bima juga mengajak generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI AD untuk memanfaatkan informasi resmi serta tidak memberikan uang atau imbalan kepada pihak mana pun demi memperoleh kelulusan.













