Karangasem — Kodim 1623/Karangasem melaksanakan Kesemaptaan Periodik Semester II Tahun Anggaran 2026, pada Senin (26/10/26,) bertempat di Lapangan Stadion Jagatkarana, Jalan Veteran, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan/Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini dipimpin oleh Tim Jasmani Militer Korem 163/WSA yang beranggotakan 7 orang, dengan Kajasrem Kapten Inf I Made Mahardika selaku pemimpin tim, dan diikuti oleh 152 orang anggota Kodim 1623/Karangasem.
Hadir dalam kegiatan, Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta, Kasdim 1623/Karangasem Mayor Cpl I Gusti Made Darsana, para Perwira Staf, Danramil jajaran Kodim, personil militer maupun PNS Kodim 1623/Karangasem. Turut mendukung keberlangsungan kegiatan ini Tim Kesehatan Puskesmas Karangasem I yang dipimpin dr. Diva beserta dua staf dan satu unit ambulans, serta Tim Kesdim, tim pendukung kegiatan, dan Provost Kodim 1623/Karangasem.
Kegiatan kesemaptaan terbagi menjadi dua bagian utama. Kesemaptaan A meliputi lari 12 menit, pul up, sit up, push up, dan sutle run (lari angka 8). Sedangkan Kesemaptaan B berupa ketangkasan renang gaya dada sejauh 50 meter yang dilaksanakan di Kolam Renang GOR Gunung Agung Karangasem.
Sebelum pelaksanaan, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pengecekan tekanan darah oleh tim kesehatan. Dalam arahannya, Dandim 1623/Karangasem menekankan “kepada seluruh anggota agar senantiasa mengutamakan faktor keamanan selama pelaksanaan kegiatan. Perhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Apabila dinyatakan tidak memenuhi syarat dari tim kesehatan, jangan memaksakan diri untuk ikut, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Dandim.
Secara bertahap, peserta melaksanakan pembagian nomor urut, peregangan yang dipimpin tim Jasrem, kemudian memulai rangkaian tes fisik Kesemaptaan A. Setelah selesai, dilanjutkan dengan Kesemaptaan B berupa tes ketangkasan renang 50 meter. Pada kesempatan tersebut, Kajasrem 163/WSA Kapten Inf I Made Mahardika juga menyampaikan evaluasi dan pengarahan, mengingatkan pentingnya mematuhi prosedur keselamatan serta menyarankan personil yang memiliki riwayat penyakit agar tidak memaksakan diri mengikuti tes fisik demi menjaga keamanan personil. Ia juga berharap kegiatan ini dapat membantu personil yang akan mengikuti ujian kenaikan pangkat untuk memenuhi syarat kesemaptaan yang ditetapkan.













