SUMBA BARAT/NTT – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1613/Sumba Barat bersama masyarakat Desa Lingo Lango, Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat, melaksanakan kegiatan gotong royong penggalian lubang sirkulasi air untuk pembangunan sumur bor, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-130 yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih. Melalui pembangunan sumur bor, Satgas TMMD berupaya menghadirkan solusi nyata bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
Penggalian lubang sirkulasi air menjadi salah satu tahapan penting dalam proses persiapan pengeboran. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran sirkulasi lumpur selama proses pengeboran berlangsung, sehingga pengerjaan sumur bor dapat berjalan sesuai dengan tahapan teknis yang telah direncanakan.
Komandan Kodim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan sarana air bersih menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam pelaksanaan TMMD ke-130. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran program.
Menurutnya, ketersediaan air bersih memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Air dibutuhkan untuk memenuhi berbagai keperluan rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan sumur bor di Desa Lingo Lango diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga setempat.
“Pembangunan sumur bor ini dirancang untuk mengatasi permasalahan krisis air bersih yang kerap dihadapi warga. Keterlibatan aktif masyarakat secara gotong royong bukan hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menegaskan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Desa Lingo Lango,” ujar Dandim.
Dalam pelaksanaannya, anggota Satgas TMMD dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan pekerjaan persiapan. Semangat kebersamaan terlihat melalui partisipasi warga yang turut membantu proses penggalian. Kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal ketika TNI dan masyarakat saling mendukung.
Selain berorientasi pada pembangunan infrastruktur, program TMMD juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong, tumbuh rasa kebersamaan, kepedulian, serta tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Kehadiran Satgas TMMD di Desa Lingo Lango diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kemudahan memperoleh air bersih. Apabila pembangunan sumur bor selesai dan dapat dimanfaatkan, fasilitas tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan warga secara lebih mudah.
Program TMMD ke-130 Kodim 1613/Sumba Barat diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat.
(Pendim 1613/SB)













