BOLENG – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan melalui perhatian dan dukungan berbagai pihak. Pangdam XXVII/Sobe Sonbai, Mayjen TNI Thevi A. Zebua, meninjau hunian sementara bagi warga terdampak gempa bumi di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (29/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Asops Kodam XXVII/Sobe Sonbai, Asintel Kasdam XXVII/Sobe Sonbai, serta Dandim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P. Kedatangan Pangdam dan rombongan disambut antusias oleh masyarakat Desa Golo Sepang yang menyambut kunjungan tersebut dengan penuh kehangatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan acara ramah tamah dan sambutan dari Pangdam XXVII/Sobe Sonbai bersama Camat Boleng. Suasana kebersamaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sekaligus memberikan semangat kepada warga yang tengah berupaya bangkit setelah bencana gempa bumi yang terjadi pada Agustus lalu.
Pada kesempatan itu, Pangdam dan rombongan turut melaksanakan penyerahan bantuan kemanusiaan dari Menko Polkam kepada masyarakat Desa Golo Sepang. Bantuan tersebut menjadi wujud perhatian dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana, sekaligus diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan.
Usai kegiatan ramah tamah dan penyerahan bantuan, Pangdam bersama rombongan meninjau langsung sejumlah hunian sementara yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak gempa. Peninjauan dilakukan terhadap hunian yang telah rampung dibangun maupun yang masih dalam proses pengerjaan.
Dalam peninjauan tersebut, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan perkembangan pembangunan hunian sementara kepada Pangdam, termasuk kondisi pekerjaan di lapangan. Penjelasan ini menjadi bagian dari pemantauan untuk melihat sejauh mana proses pembangunan berjalan dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascabencana. Hunian sementara bukan sekadar bangunan tempat berlindung, tetapi juga menjadi ruang bagi keluarga untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman, nyaman, dan penuh harapan.
Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh unsur terkait, diharapkan proses pembangunan hunian sementara dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat terdampak segera memperoleh tempat tinggal yang layak selama masa pemulihan.













